Seluruh Pemain dan Ofisial Tim Persib Kembali Dites Rapid

Kamis, 17 September 2020 12:27 WIB

Share
Pelatih Persib Robert Rene Alberts menjalani rapid tes. (Persib.co.id)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR).

Kurang dari sebulan Kompetisi Shopee Liga Indonesia (LI) 1, Tim Persib Maung Bandung  kembali melakukan rapid tesTes yang merupakan bagian dari standar protokol kesehatan dan menjadi salah satu syarat dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) itu, dilakukan Kamis (17/9) 2020 di Kompleks Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), beberapa saat sebelum sesi latihan dimulai. Seperti sebelumnya, tes rapid ini diikuti oleh seluruh pemain, staf pelatih hingga ofisial tim. 

Menurut dokter tim Persib, Rafi Ghani, hasil rapid tes seluruh pemain dan ofisial tim hasilnya baik dan menunjukkan non-reaktif. "Kurang dari satu jam, seluruh hasil rapid tes sudah ada hasilnya. Alhamdulillah hasilnya bagus semua. Semua non reaktif," ungkap Rafi, seperti dilansir dalam website Persib.co.id. 

Selain rapid tes, skuad Pangeran Biru juga akan kembali melakukan polymerase chain reaction (PCR) atau swab test dalam waktu dekat ini. "Pekan depan, kami juga akan melakukan swab test sebelum kompetisi dimulai. Ini merupakan satu kewajiban setiap tim dalam menjalankan protokol kesehatan," tambah Rafi.

Matangkan persiapan

Sementara itu, pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, mengatakan, pihaknya terus mematangkan persiapan menjelang pertandingan dimulai awal Oktober 2020 mendatang. Menghadapi kompetisi yang berat, para pemainnya dituntut untuk bugar fisiknya, mengingat jadwal pertandingan yang padat dan penggunaan transportasi darat dalam setiap pertandingan, khususnya yang di dalam Pulau Jawa.

"Kurang dari tiga pekan lagi, kita sudah akan bertanding dalam lanjutan LI 1 ini. Kami sudah mempersiapkan beberapa program spesifik di sisa waktu persiapan. Kami akan fokus pada penerapan taktik untuk menatap lanjutan kompetisi awal Oktober mendatang," ungkap Yaya Sunarya. 

Menurut Yaya, tim pelatih sudah mulai mengerucutkan program latihan dengan lebih fokus ke masalah taktik. Tim pelatih ingin dalam sisa waktu yang ada sudah bisa mematangkan tim secara utuh. 

Halaman
1 2
Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler