Umuch Muhtar Minta Bobotoh Tidak Datang ke Stadion, Ini Kata Supardi Nasir

Selasa, 22 September 2020 19:38 WIB

Share
Komisaris PT Bandung Bermartabat Umuh Muchtar. (Foto: Persib.co.id)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR).

Kalau tidak ada aral melintang, lanjutan Kompetisi Shopee Liga Indonesia (LI) 1 kembali akan bergulir mulai 4 Oktober 2020 mendatang. Namun, dengan catatan tanpa penonton. Demikain salah satu hasil managers meeting yang dilakukan operator LI 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) bersama 18 klub peserta.

Menurut Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, salah satu protokol kesehatan untuk memutus mata rantai Covid-19 adalah tidak adanya kerumunan massa. Oleh karena itu, pertandingan-pertandingan dalam lanjutan LI 1 nanti akan dilakukan tanpa penonton, dimana itu merupakan ketetapan dari Satgas Covid-19.

“Pesan dari Satgas Covid-19 adalah kompetisi digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan. Jadi, jangan sampai nantinya sepakbola menjadi klaster baru Covid-19,” ungkap Akhmad Hadian Lukita, dalam jumpa pers di Hotel Hotel Sheraton, Jalan Ir. H. Djuanda Bandung.

Dalam kaitan itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar, menghimbau kepada bobotoh untuk mematuhi protokol kesehatan. “Pertandingan ini jelas-jelas harus tanpa penonton. Jadi, jangan coba-coba dating ke stadion, walaupun itu hanya diluar stadion. Walaupun hanya bergerombol diluar, tetap aka nada sanksi bagi tuan rumah,” kata Umuh Muchtar.

Kata Umuh, kalau suporter sayang sama timnya sendiri harus ikuti aturan yang sudah ditetapkan oleh operator Liga 1. “Juga jangan ada nonton bareng yang mengundang banyak orang. Daripada nanti Persib kena sanksi, nonton saja di rumah masing-masing,” tandasnya.

Himbauan senada, juga disampaikan oleh kapten tim Persib, Supardi Nasir. Seperti Umuh Muchtar, Supardi Nasir juga mengingatkan bobotoh untuk terus memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan. “Ikuti apa yang sudah disarankan oleh pemerintah. Kita jauhi kerumunan, supaya mata rantai Covid-19 ini tidak menyebar,” kata Supardi Nasir.

Oleh karena itu, lanjut Supardi Nasir, dalam setiap aktivitas sehari-hari, termasuk saat latihan bersama tim, ia selalu berupaya disiplin melaksanakan protokol yang telah ditetapkan.

“Dengan segala hormat, saya meminta para bobotoh untuk saling menjaga. Salah satunya, menjaga jarak. Jadi, jangan coba-coba untuk saling dekat,” tambahnya. (nangs’s)

Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler