Ketua Viking Heru Joko Mengajak Seluruh Bobotoh Nonton Persib di Rumah Saja

Rabu, 23 September 2020 13:14 WIB

Share
Ketua Viking Heru Joko menghimbau semua anggota Viking dan bobotoh untuk nonton Persib di rumah. (Foto: Gala-PR)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR).

 

Ketua Viking, Heru Joko, mengajak dan menghimbau kepada semua bobotoh Persib dan pihak-pihak terkait lainnya,  untuk memenuhi aturan yang diterapkan oleh operator Shopee Liga Indonesia (LI) 1. Terutama, larangan untuk datang ke stadion menyaksikan tim kesayangannya Persib, sesuai dengan protocol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator liga.

 

“Kita semua harus mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan oleh pihak PT LIB. Ini semua demi keamanan, kenyamanan, dan keselamatan kita semua. Bukan hanya untuk Persib,” ungkap Heru Joko.

 

Menurut Heru Joko, kalau aturan itu tidak dipatuhi, imbasnya akan merugikan kita semua. Tiim Persib yang menjadi idola bobotoh akan kena sanksi dan yang juga bisa berakibat fatal adalah semakin meluasnya pandemic Covid-19.

“Mendukung Persib mah memang sudah panggilan jiwa. Tapi kita juga harus tahu bagaimana tanda sayang dan nyaah ke Persib itu. Kalau pihak PSSI dan PT LIB melarang hadir, ya kita patuhi karena itu sudah aturan, mengingat keadaan di negeri kita yang tengah dilanda musibah penyakit Covid-19. Kepada semua bobotoh dan anggota Viking, mari kita nontonnya di rumah saja,” tegas Heru Joko.


Kata Heru, saat ini, sesuai dengan anjuran dan larangan pihak pemerintah, tidak boleh ada kerumunan atau kegiatan yang mengundang massa, dalam rangka memutus mata rantai Covid-19. Semua itu demi keamanan dan keselamatan serta kemaslahatan kita semua, termasuk para bobotoh.

 

“Makanya, setiap pertandingan sepak bola tidak boleh ada penonton supaya Covid-19 tidak menyebar. Kita tidak mau sepak bola kemudian menjadi klaster baru dalam penyebaran Covid-19. Bisa-bisa malah sepak bola dilarang. Makin repot lah,” tutur Heru.

 

Namun, Heru Joko berharap, himbauan atau larangan itu tidak hanya ditujukan kepada bobotoh atau Viking sebagai pendukung Persib. Himbauan itu harus berlaku untuk semua pihak yang terlibat dalam kegiapan pertandingan sepak bola itu seperti panitia, petugas, keamanan, dan pihak-pihak terkait lainnya.

 

“Terutama pihak panitia, harus betul-betul konsisten dengan aturan yang sudah diterapkan oleh pihak PT LIB sebagai standar protokol kesehatan. Misalnya pembatasan jumlah personil harus betul-betul dijalankan. Jangan sampai penonton tidak hadir di lapangan, tetapi ada pihak-pihak tertentu yang membawa keluarga atau koleganya ke lapangan,” ujarnya.

 

Seperti diketahui, pihak PT LIB memutuskan untuk melanjutkan Kompetisi LI 1 dengan catatan tidak diperbolehkan ada penonton. Hal itu sebagai syarat dan protokol kesehatan yang diterapkan yang diminta Gugus Tugas Covid-19, jika kompetisi  dan sepak bola ingin mendapat ijin. Jika kemudian ada klub yang melanggar protokol kesehatan itu, maka pihak operator akan menjatuhkan sanksi. (nang’s)

Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler