Polri Tak Berikan Izin Pertandingan Liga 1, Manajer Persib Yakin Ada Solusi

Selasa, 29 September 2020 09:02 WIB

Share
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yowono menegaskan pihak kepolisian tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk lanjutan kompetisi Liga 1 dan Liga 2. (Foto: IDN Times)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR).

Hanya dua hari jelang kick-off, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menegaskan tidak akan mengeluarkan izin pertandingan lanjutan Liga 1. Polri menjadikan pandemi Covid019 yang masih berlangsung sebagai alasan tidak keluarnya izin pertandingan. “Menyangkut lanjutan kompetisi sepakbola Liga 1 yang akan kembali dihelat mulai 1 Oktober 2020, Polri memutuskan untuk tidak memberikan izin keramaian. Pertimbangan kami, saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung, bahkan jumlah masyarakat yang terinfeksi mengalami peningkatan,” terang Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yowono di Jakarta, Senin (28/9).⁣

Tidak hanya Liga 1, masih menurut Argo, hal serupa juga berlaku untuk Liga 2. “Polri telah mengeluarkan maklumat tidak akan memberi izin keramaian untuk semua level kompetisi,” kilah Argo.⁣

Keputusan Polri tersebut membuat kaget seluruh petandang Liga 1, termasuk Persib Bandung. Pasalnya, keputusan itu keluar hanya dua hari menjelang kick-off. Manajer Persib Umuh Muchtar bahkan mengaku tidak bisa menerima jika kompetisi dibatalkan secara mendadak. “Kami sebenarnya bisa menerima alasan pihak kepolisian tidak mengeluarkan izin keramaian karena masih dalam situasi pandemi. Tapi masalahnya, keputusan itu dikeluarkan sangat mendadak hanya dua hari menjelang kick-off. Ini yang bikin kita kaget,” ujar Umuh saat dihubungi Poskota Jabar via telepon selular, Selasa (29/9) pagi.⁣

Padahal, lanjut Umuh, rencana kompetisi kembali digulirkan sudah diputuskan sejak Agustus silam. “Dan seluruh tim telah mempersiapkan diri dalam dua bulan terakhir. Jika memang tidak akan diberi izin, kenapa tidak dari dulu? Lagipula, seperti yang sudah disepakati bersama, kompetisi bergulir tanpa kehadiran penonton di stadion. Jadi tidak akan ada keramaian,” tukas Umuh.⁣

Meski demikian, Umuh tetap yakin akan ada jalan tengah mengenai masa depan kompetisi. “Kasihan klub yang sudah mengeluarkan biaya tidak sedikit selama persiapan. Saya kira pihak kepolisian juga tidak akan bersikap terlalu otoriter (menyangkut izin keramaian). Sekarang tugas PSSI dan PT LIB untuk meyakinkan Polri agar kompetisi bisa digulirkan kembali sesuai jadwal. Kita dan seluruh klub siap mendukung dengan segenap daya,” ucap pria yang akrab disapa Wa Haji ini. (jat)⁣

Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler