Tidak Keluarkan Izin Pertandingan Liga 1, Pengamat Menilai Polri Sudah Bertindak Benar⁣

Selasa, 29 September 2020 11:50 WIB

Share
Peneliti Hukum Olahraga dari Kemenkumham Eko Noer menilai Polri sudah bertindak benar dengan tidak mengeluarkan izin keramaian buat Liga 1. (Foto: antara)

Peneliti Hukum Olahraga dari Kementerian Hukum dan HAM Eko Noer Krsitiyanto menyebut Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sudah bertindak benar dengan tidak mengeluarkan izin keramaian untuk lanjutan Liga 1 dan 2. Secara normatif, kondisi negara yang masih dibekap pandemi memang mengharuskan kepolisian fokus membantu sektor terkait menanggulangi penyebaran wabah.⁣

Eko mengaku sejak April silam sudah menduga kompetisi sepakbola nasional tidak akan dilanjutkan. Namun seiring waktu berjalan, PT Liga Indonesia Baru (LIB) keukeuh bergeming dengan recana kembali menggulirkan Liga 1. Bahkan beberapa klub seperti Barito Putra dan Persebaya Surabaya yang awalnya tidak setuju kompetisi dilanjut, berhasil dibujuk. Maka kemudian pada Agustus silam, PT LIB dengan jemawa mengetuk palu: Liga 1 dijadwalkan kembali berjalan mulai 1 Oktober 2020.⁣

“Melihat apa yang dilakukan PT LIB sejak Juni, saya sendiri yang awalnya memprediksi kompetisi tidak akan kembali berjalan, mulai yakin Liga 1 bisa dilanjutkan. Namun ternyata kemarin Polri malah mengeluarkan putusan tidak akan mengeluarkan izin keramaian,” tutur Eko saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (29/9) siang.⁣

Dalam kasus ini, menurut Eko, Polri sudah berada di jalur yang benar. Sebab, sepakbola adalah urusan sektoral yang baru boleh diselenggarakan jika urusan general sudah kondusif. “Ini ‘kan urusan generalnya sedang tidak kondusif karena wabah Covid-19 masih mahabu. Jadi wajar bila Polri mengesampingkan dulu masalah sektoral,” imbuh Eko.⁣

Hanya saja, Eko menyayangkan keputusan Polri tersebut diambil hanya dua hari jelang kick-off. “Pada sisi ini, kasihan klub yang sudah mengeluarkan banyak duit selama persiapan. Mustahil pihak kepolisian tidak tahu dengan aktivitas PSSI dan PT LIB yang dalam tiga bulan terakhi begitu giat mempersiapkan sejumlah hal agar kompetisi bisa dilanjut. Mustahil pula PSSI tidak melakukan koordinasi apa pun dengan kepolisian, meski dalam konteks tidak formal,” gugat Eko.⁣

Dilema Polri⁣
Eko juga meyakini dalam dua hari ini PSSI dan PT LIB pasti gencar melakukan lobi kepada Polri, sehingga kemungkinan lanjutan kompetisi Liga 1 bisa berjalan sesuai jadwal masih terbuka. Tapi, sambung Eko, Polri tidak bisa gegabah mengubah keputusan. “Saat ini Polri tengah jadi sorotan. Mereka berada dalam posisi dilematis. Jika mereka mengubah keputusan dengan memberikan izin keramaian, perbawa mereka bakal tercoreng. Jika keukeuh tak mau keluarkan izin, mereka akan jadi sasaran tembak penggemar bola tanah air,” papar Eko. (jat)

Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler