Ketua Viking Menghimbau Bobotoh Tidak Bersikap Emosional

Rabu, 30 September 2020 16:31 WIB

Share
Ketua Viking Herru Joko (kaos putih) berharap bobotoh tidak bertindak emosional menyikapi pemunduran kick-off Liga 1. (Foto: tribunnews)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR)

Ketua Viking Herru Joko menghimbau bobotoh tidak emosional berlarut-larut terkait mundurnya kick-off lanjutan Liga 1. Herru menilai sikap emosional bukan tindakan produktif di tengah situasi sulit seperti sekarang. Terlebih lagi kejadian seperti kemarin bukan yang pertama di kancah sepakbola nasional. 

"Kita sebenarnya sudah sangat terbiasa dengan kejadian seperti ini. Untuk Persib sendiri, tak terhitung berapa kali pertandingan batal karena tidak mendapat izin dari kepolisian. Kalau mau emosi, silakan saja, tapi jangan berlarut-larut. Saya pun jujur saja rada keuheul juga dengan penundaan jadwal ini," tutur Herru saat dihubungi Poskota Jabar, Rabu (30/9).

Herru mengaku sempat begitu antusias menanti Maung Bandung kembali berlaga. Ia memastikan bobotoh juga merasakan hal serupa. "Kemarin kita sangat bergairah menyongsong lanjutan kompetisi, setelah sekian lama tak bisa nonton Persib. Eh ternyata ditunda lagi," terang Herru.

Namun, di balik penundaan kick-off lanjutan kompetisi, Herru melihat ada sisi positif yang bisa diambil. Bobotoh harus menjadikan sikap kepolisian yang tidak mengaluarkan izin pertandingan sebagai pelajaran untuk bersikap saat nanti kompetisi berjalan. "Kita harus konsisten dengan komitmen bahwa laga tidak boleh ditonton langsung ke stadion. Kepolisian tampaknya akan bersikap saklek dengan protokol ini," beber Herru lagi. 

Untuk kalangan internal Viking, Herru memastikan sudah melakukan edukasi soal protokol kesehatan jika nanti kompetisi jadi dilangsungkan. Selama dua bulan terakhirnya dirinya rajin menyambangi distrik. Sambil bersilaturahmi mengenalkan jajaran pengurus baru, juga diselipkan edukasi tentang protokol kesehatan kompetisi selama berlangsung di masa pandemi. "Saya yakin kawan-kawan bisa mengerti dan mau tunduk pada ketentuan. Tinggal sekarang bagaimana pemangku kompetisi bersikap konsisten dengan rencana kompetisi," ujarnya.

Herru berharap segera ada kejelasan kapan jadwal kick-off baru ditentukan. Menurutnya, hal itu berkaitan dengan banyak kepentingan. Termasuk buat bobotoh di kalangan bawah. "Jangan khawatir dengan sikap suporter yang akan membangkang terhadap protokol kesehatan. Kita semua siap patuh, demi kelancaran kompetisi," tandas Herru. (jat) 

Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler