Sudah Minta Izin Cuti, Gatot Prasetyo Kecewa Tak Jadi Dampingi Persib 

Kamis, 1 Oktober 2020 17:18 WIB

Share
Gatot Prasetyo kecewa dengan ditundanya kompetisi. (Foto: jabarekspres)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR) 

Dua hari jelang kick-off yang akhirnya ditunda, Persib Bandung sempat mengumumkan Gatot Prasetyo jadi pelatih kiper anyar menggantikan Luizinho Passos. Gatot diproyeksikan jadi pengisi kekosongan pelatih kiper lantaran Passos harus menjalani fase pemulihan usai sakit. 

Gatot mengaku sudah sangat siap mendampingi Robert Rene Alberts menggembleng I Made Wirawan, Teja Paku Alam, dan Dhika Bayangkara. Bahkan ia telah mengantungi izin cuti dari atasannya untuk kembali ke tim Maung Bandung. "Tempo hari saya dihubungi manajemen. Robert Rene Alberts mengaku butuh orang untuk menangangi kiper, karena jika sendiri dia tidak sanggup. Tentu saja saya harus izin Walikota dahulu sebagai atasan. Dan Pak Wali memberi izin," ujar Gatot.

Namun sekarang rencana menungaki Persib bersama Robert harus ditunda, menyusul pihak kepolisian yang tidak mau memberikan izin keramaian.

Musim lalu sebenarnya Gatot sempat dipercaya jadi pelatih kiper Persib. Tapi status sebagai aparatur negeri sipil (ASN) mengharuskannya lebih fokus ke pekerjaan. Ia pun terpaksa melepas jabatan pelatih kiper yang kemudian dialihkan manajemen kepada Luizinho Passos. 

Secara jujur Gatot mengaku kecewa dengan penundaan kompetisi. Padahal ia sudah sangat bersemangat kembali ke tim Maung Bandung. "Bagaimanapun saya dibesarkan Persib. Jadi ketika diminta memberi kontribusi oleh tim ini, saya pasti mau," tuturnya. 

Meski tidak tahu sampai kapan jadi pengganti Passos, Gatot sudah bertekad memberikan seluruh kemampuannya dalam menempa kiper Persib. Tapi semua rencana itu harus ditunda akibat kompetisi belum jelas. 

Menurut rencana Persib sendiri hanya akan memberlakukan libur satu pekan kepada pemain. Selepas itu, Robert berencana langsung mengumpulkan kembali Supardi Nasir dan kawan-kawan untuk melanjutkan program persiapan. Gatot tentu saja masih siap sedia. Ia berharap pemain tidak libur terlalu lama. 

"Demikian halnya nasib kompetisi. Saya harap segera ada kejelasan, kapan akan dimulai. Biar tim bisa menyusun langkah persiapan dengan jelas. Terlepas apakah saya nanti masih dibutuhkan atau Passos sudah benar-benar pulih. Kasihan tim jika terus berada dalam situasi yang tak jelas," tegasnya. (jat) 

Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler