Ardi Idrus Yakin Kompetisi akan Digulirkan 

Jumat, 2 Oktober 2020 08:41 WIB

Share
Ardi Idrus masih yakin kompetisi bisa dilanjutkan. (Foto: persib.co.id)


BANDUNG, (POSKOTAJABAR) 

Andalan lini belakang Maung Bandung, Ardi Idrus, masih merasa yakin kompetisi Liga 1 akan tetap digulirkan. Oleh karenanya Ardi terus memotivasi diri agar kesiapan yang sudah berada di level positif beberapa pekan terakhir, tidak sampai kembali drop. Tim Persib sendiri sekarang sedang diliburkan selama satu pekan terhitung sejak tanggal 1 Oktober. 

"PSSI dan juga pihak kepolisian pasti paham dengan apa yang sudah dilakukan klub. Keterlaluan jika sampai kompetisi benar-benar dibatalkan. Kasihan kami dan klub yang sudah berkorban banyak sejak awal tahun sampai kemarin saat persiapan menghadapi jadwal baru," tutur Ardi saat dihubungi Poskota Jabar, Jumat (2/10) pagi. 

Di mata Ardi, kejelasan masa depan kompetisi mutlak harus segera ditetapkan. Para pemain dan semua pemangku kepentingan sepakbola tanah, menurutnya, pasti bisa menerima semua kemungkinan. Bahkan jika sampai akhirnya benar-benar tidak bisa dilanjutkan sekalipun, semua pasti mau mengerti asalnya disertai dengan alasan yang masuk akal dan obyektif. 

"Bagaimanapun pandemi memang tidak bisa dianggap enteng. Tapi jika semua mau berkomitmen dengan memegang teguh protokol, kompetisi bisa dijalankan kok," tegasnya. 

Ardi mencontohkan tim Persib sendiri. Selama menggelar persiapan di masa pandemi, lanjut Ardi, tim memberlakukan protokol kesehatan yang sangat bagus. Baik terhadap manajemen, pemain, ofisial, bahkan semua yang berkepentingan dengan tim seperti media dan bobotoh. "Kami dipaksa ketat melaksanakan protokol. Misalnya, kami diharuskan menjalani tes usap rutin tiap dua pekan. Memang berat karena tes usap itu sedikit menyakitkan. Tapi ketika semuanya harus dilakukan, ya kami mesti ikut aturan," imbuh bek berdarah Ternate tersebut. 

Dengan kejadian tidak dikeluarkannya izin pertandingan, Ardi berharap semua pihak bisa belajar, termasuk bobotoh. Jangan sampai tim sudah memperberlakukan protokol kesehatan secara benar, tapi ada pihak lain yang mengabaikannya. "Percayalah, kami cinta bobotoh seperti bobotoh mencintai kami. Sekarang kecintaan itu harus dibuktikan dengan tidak melanggar protokol. Jika semua mau memegang komitemen, saya yakin kompetisi tetap bisa dilanjutkan," tandas Ardi. (jat)

Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler