Tim Persib Itu Bak Pendulum, Sekali Berayun Akan Tetap Mengayun. Tetapi dengan Penundaan Kompetisi, Bagaimana Nasib si Pendulum?

Sabtu, 3 Oktober 2020 17:52 WIB

Share
Para pemain Persib Bandung yang sudah siap bertanding dalam lanjutan Kompetisi Liga Indonesia 1, terpaksa harus menunda hasratnya untuk bertanding. PSSI memutuskan lanjutan LI 1 ditunda. (Foto: Persib

"Tidak ada susunan starter yang pasti. Bisa saja ada gambaran, tapi masih dapat berubah karena berbagai hal," kata pelatih Robert Rene Alberts. 

Kenyataannya, sepak bola memang bukan permainan yang bisa dihitung secara pasti demi meraih hasil yang diinginkan. Banyak kejutan yang ada di dalamnya, termasuk penundaan kompetisi yang seharusnya sudah bisa berjalan saat ini. Kompetisi Sepak Bola Shopee Liga Indonesia (LI) 1 yang seharusnya sudah bergulir lagi, pun ditunda lagi menyusul kasus Covid-19 yang semakin merebak. Ini pun kejutan lain dari sebuah sepak bola.

Namun, langkah antisipasi harus tetap diambil. Tim dan setiap bagian di dalamnya akan tetap fokus pada tugas masing-masing saat bertarung di lapangan hijau nanti, tak terkecuali para pemain di lini tengah, kendati kompetisinya masih belum pasti.

Selain teknik tinggi, para pemain tersebut juga dituntut memiliki rasa saling pengertian, percaya kepada pemain lain dan bertanggung jawab akan irama permainan yang dialunkan tim di pertandingan. 

Bagi Omid Nazari dkk, setumpuk pekerjaan tersebut tak mengenal batas waktu, yang akan usai suatu saat karena setiap faktor pendukung di dalam pekerjaan itu butuh dilatih terus menerus. Terlebih lagi jika para pemerannya tidak sebatas hanya satu atau dua orang saja. 

"Sebenarnya kami sudah mengetahui bagaimana mereka bermain tapi tetap harus menyatukan lagi chemistry. Setiap ada kesempatan bermain, kami selalu berusaha bekerja lebih baik lagi, dan itu bagus, " kata Omid Nazari, beberapa waktu lalu.

Lantas, karena kompetisi yang harus mereka jalani ini ditunda, pendulum itu juga harus terhenti? Pelatih, para pemain, para ofisial, dan para pendukung tim Pangerann Biru itu pasti sudah mempunyai jawabannya. (nang’s/pandu persada/persib.co.id.)

 

Halaman
Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler