Tim Persib Bandung Selalu Mengadakan "Game Internal". Begini Alasan Pelatih Robert Rene Alberts.

Minggu, 11 Oktober 2020 18:06 WIB

Share
Pemain belakang Persib, Nick Kuipers, harus kerja keras mengamankan lini pertahanannya dalam game internal Tim Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung. (Foto: Persib.co.id)

BANDUNG, (POSKOTAJABAR).

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, mengatakan, game internal yang dilakukan timnya merupakan upaya mengembalikan motivasi pemain. Sebab, ia tak memungkiri perpanjangan penundaan lanjutan Liga Indonesia (LI) 1 2020 telah mempengaruhi mentalitas Pangeran Biru yang sebelumnya sudah mempersiapkan segala sesuatunya.  

Game internal kemarin hanya untuk membuat mereka berlari kembali di lapangan setelah adanya kekecewaan karena liga kembali ditunda,” ujar Robert Rene Alberts, Minggu  (11/10) 2020. 

Seperti diketahui, Tim Persib Bandung dalam lanjutan latihan setelah sepekan diliburkan, telah melakukan game internal yaitu pertandingan antarpemain di lingkungan Persib. Sabtu (10/11) game intenal dilakukan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) yang dilakukan dalam upaya mengembalikan motivasi pemain.

Pelatih asal Belanda itu juga tak menampik jika terlalu banyak game internal juga akan membosankan. Namun, karena kita tidak punya lawan ini bisa menjadi sesi latihan yang bagus.

 “Tapi ini sangat penting untuk membuat para pemain beraksi kembali. Mereka tahu semuanya harus dimulai lagi,” sambungnya. 

Dalam pertandingan sesame pemain Persib itu,Ttim Navy menang telak 3-0 atas Tim Abu-abu. Tiga gol Tim Navy dicetak oleh Zulham Zamrun pada menit 1 dan brace Ghozali Siregar pada menit 59 dan 74.

Menurut Pelatih Robert Rene Alberts, kemenangan 3-0 Tim Navy atas Tim Abu-abu dalam game internal  itu tak terlepas dari permainan apik Nick Kuipers dan Fabiano Da Rosa Beltrame di sektor pertahanan. 

Menurutnya, kedua bek tengahnya bermain baik dan cerdas dalam mengalirkan bola ke depan. Meskipun sempat digempur Wander Luiz dan Geoffrey Castillion, Tim Navy tetap disiplin dan sulit ditembus. 

“Pemain belakang Tim Navy terlihat lebih kuat. Ada Nick Kuipers dan Fabiano Beltrame yang bermain bagus di sana. Ketika menguasai bola, mereka memainkannya dengan baik,” ujar Robert Rene Alberts. 

Halaman
1 2
Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler