Yusuf Bachtiar Khawatirkan Perkembangan Timnas U-19 dan Penyelenggaraan Piala Dunia U-20

Selasa, 3 November 2020 19:46 WIB

Share
Mantan pemain Persib Bandung, Yusuf Bachtiar, mengkhawatirkan perkembangan Timnas PSSI U-19 dan Pelaksanaan FIFA World Cup U-20. (Foto: PoskotaJabar)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.

Mantan pemain Persib Bandung, Yusuf Bachtiar, memaklumi kalau PSSI tidak bisa melanjutkan Kompetisi Shopee Liga Indonesia (LI). Namun, ia menyebut ada kekhawatiran tentang perkembangan Tim Nasional (Timnas) PSSI U-19 yang akan berlaga di arena Piala Dunia U-20 dan PSSI sendiri sebagai tuan rumah FIFA World Cup U-20 itu.

“Kalau saya sih memahami kondisi kita memang tengah pandemi Covid-19. Namun, ada hal-hal yang harus menjadi perhatioan kita semua. Timnas PSSI U-19 dan PSSI sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun depan,” ungkap Yusuf Bachtiar saat berbincang dengan PoskotaJabar di Sekretariat Askot PSSI Bandung Jl. Gurame No. 2 Bandung, Selasa (3/11/2020)

Dalam menyikapi Timnas PSSI U-19, Yusuf Bachtiar mengatakan,  pemain  bola itu ditempa tidak hanya dalam latihan. Tetapi dalam sebuah pertandingan.

 “Pertandingannya juga bukan hanya persahabatan atau uji coba. Tapi harus kompetisi,” ujar mantan pemain nasional itu.

Menurut mantan pemain klub Galatama Perkesa 78 Mataram itu, antara pertandingan uji coba dengan kompetisi itu sangat berbeda. Kalau pertandingan persahabatan atau uji coba, itu hanya dilakukan hanya untuk melihat dan menilai kemampuan pemain oleh para pelatihnya. Sedangkan dalam sebuah kompetisi pemain akan ditempa karena tekanan dalam kompetisi itu sangat besar, baik tenis maupun psikis.

Yusuf Bachtiar yang juga merupakan salahsatu legend Persib Bandung itu, menyoroti juga tentang pelaksanaan Piala Dunia U-20 dimana Indonesia akan menjadi tuan rumah. Ia mengkhawatirkan apabila di kemudian hari Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) berubah pikiran.

Dengan tidak adanya kompetisi di Indonesia, lanjut salah satu Komite Eksekutif PSSI Kota Bandung itu, aura sepakbola di Indonesia menjadi dingin. Kalau kemudian FIFA menjadikan itu sebagai alasan (kompetisi tidak dilaksanakan di Indonesia) untuk memindahkan tuan rumah Piala Dunia U-20, ini masalah yang harus kita pikirkan bersama.

“Jujur saja, saya ada kekhawatiran ke situ (Tuan rumah dipindahkan. Red.). Intinya, kalau Pilkada bisa dilaksanakan kenapa sepakbola tidak bisa? Kan sudah pake protokol kesehatan juga. Salah satunya setiap pertandingan tidak boleh ada penonton di stadion,” tandas Yusuf.

Seperti diketahui, PSSI sudah mengumumkan bahwa Kompetisi Shopee Liga Indonesia (LI) 1 diundur pelaksanaannya hingga awal tahun 2021. Sementara itu, Indonesia juga sudah ditunjuk oleh FIFA untuk menjadi tuan rumah FIFA World Cup U-20. (nang’s)

Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler