Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts Menilai Pembatalan Kompetisi Langkah Tepat

Kamis, 21 Januari 2021 16:46 WIB

Share
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menilai pembatalan kompetisi adalah langkah tepat. (Persib)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menilai pembatalan kompetisi adalah langkah tepat untuk kepastian yang selama ini dinantikan. Sebagai pelaku sepak bola Indonesia, ia manut terhadap aturan itu. Robert mengaku, tak terlalu kaget dengan keputusan yang diambil PSSI dari hasil rapat Exco tersebut. Sebab, Robert pernah menyinggungnya jauh-jauh hari.

"Saya sudah menyinggung soal ini pada Desember lalu, ketika kita mulai mendapat kabar Liga tidak akan dimulai pada Februari 2021. Jadi, kami pun tidak menggelar latihan di Januari," kata pelatih asal Belanda ini, Kamis (21/01/2021).

Menurutnya, memang kurang maksimal jika Kompetisi 2020 dipaksakan. Terlebih, Liga 1 2020 sudah tak bergulir hampir satu tahun, perlu waktu untuk tim melakukan persiapan. "Keputusan untuk tidak melanjutkan Liga 1 2020 dalam pandangan saya adalah keputusan yang tepat. Sehingga, sekarang kita semua bisa fokus kepada hal lain, hal yang lebih positif," ucapnya. 

BACA JUGA:  PSSI Akhirnya Resmi Membatalkan Lanjutan Kompetisi Liga 1 dan 2 Musim 2020

Terkait tidak adanya juara dan degradasi, Robert tidak mempersoalkannya. Sebab, kondisi saat ini sulit buat semua klub, termasuk klub Liga 2. "Yang jelas, setelah 3 dari 34 pertandingan kita tidak bisa menyebut adanya tim juara. Pasalnya, selain itu masih ada klub yang baru menjalani 2 laga. Kita juga tidak bisa berbicara tentang tim yang terdegradasi karena liga berhenti di masa-masa awal. Tidak hanya tentang liga 1 tapi juga liga 2. Hal ini berdampak besar karena kaitannya dengan banyak klub," tandas pelatih asal Belanda itu.

Seperti diketahui, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) memutuskan membatalkan Liga 1 dan Liga 2 musim 2020. Keputusan tersebut diambil melalui rapat Exco PSSI, Rabu (20/01/2021). Keputusan itu sudah pasti berdampak pada semua klub sebagai peserta kompetisi, tak kecuali Persib Bandung.

Bagi Persib Bandung, dibatalkannya Kompetisi 2020 karena kondisi kahar (force majeure), pandemi Covid-19, bagai buah simalakama. Ada dua sisi yang terasa. Apalagi, setelah Pangeran Biru menjalani persiapan hingga dengan penuh perjuangan dan pengorbanan menjalani Liga 2020. Sebelum dihentikan, Persib Bandung juga menjadi satu-satunya tim meraih poin sempurna.

Tak hanya itu, klub pun pasti mengalami kerugian secara finansial, waktu, tenaga, dan lainnya. Persib Bandung pun menerima itu sebagai sebuah risiko.  Apalagi, hal itu sudah menjadi keputusan akhir PSSI sebagai induk sepakbola Indonesia.  Yang terpenting adalah pengorbanan besar yang dilakukan semua pihak untuk sepakbola Indonesia selama ini tak boleh sia-sia.  

BACA JUGA:  Persib Bandung Meminta PSSI dan PT LIB Secepatnya Memutuskan Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Halaman
1 2
Reporter: Setiawan
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler