Dalam Pusaran Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan Syiah Dimana Jalaludin Rakhmat Berada?
Selasa, 16 Februari 2021 16:53 WIB
Share
Almarhum Jalaludin Rakhmat. (Foto: www.majulah-ijabi.org)

JALALUDIN Rakhmat sepertinya sudah diidentikan dengan ilmu komunikasi. Disebut pakar ilmu komunikasi dan sebagainya, melekat pada tokoh yang juga malang melintang di dunia politik ini. Label ini yang melekat pada pria yang baru saja meninggal dunia karena terpapar Covid-19. Tidak salah memang, karena ia memang berkiprah di dunia itu. Pernah berkiprah di Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, namun ia diisukan sebagai Tokoh Syiah Indonesia.

Almarhum Kang Jalal, sebetulnya tumbuh dan besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Namun, kemudian ia aktif di gerakan Muhammadiyah. Namun, belakangan ada label lain yang menyebar dengan sebutan Tokoh Syiah Indonesia. Entah menghembus sendiri atau ada yang menghembuskan. Hanya saja, itu ramai menjadi bahan pergunjingan. 

BACA JUGA:  Polri akan Mengedepankan Restorative Justice dalam Penerapan Pasal Undang-Undang ITE

Meski kental dengan kultur NU dan Muhammadiyah yang notabene adalah ahlussunnah wal jama’ah, namun belakangan Kang Jalal disebut-sebut justru merupakan pengikut Syiah. Bahkan, beliau disebut sebagai salah satu lokomotif penyebaran Syiah di Indonesia. Konon, Kang Jalal pun ikut membidani lahirnya salah satu organisasi Syiah di Indonesia yakni Jamaah Ahlulbait Indonesia pada Juli tahun 2000 silam.

Cendikiawan muslim yang juga pakar komunikasi, Jalaludin Rakhmat atau akrab disapa Kang Jalal, meninggal dunia di Bandung, pada hari Senin, 15 Ferbuari 2021. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kang Jalal meninggal diduga akibat terpapar Covid-19 setelah pulang dari Jakarta.

Kabar terkait meninggalnya Kang Jalal ini disampaikan pula oleh salah satu tokoh NU, Nadirsyah Hosen melalui akunnya di Twitter @na_dirs. "Selamat jalan Kang Jalaluddin Rakhmat. Lahul Fatihah," demikian kicauan Nadirsyah Hosen.

Jalaludin Rakhmat lahir di Bandung, 29 Agustus 1949. Dikenal sebagai tokoh intelektual Islam dan pakar komunikasi di Tanah Air. Kang Jalal lama menjadi pengajar di Universitas Padjajaran (Unpad) dan Universitas Islam Bandung (Unisba). Kang Jalal meraih gelar master komunikasi dari Iowa State University dan doktor ilmu politik dari Australian National University.

Ia dikenal sebagai orang yang aktif menulis buku. Banyak buku yang berhasil ditulisya, di antaranya berjudul Psikologi Komunikasi, Rekayasa Sosial, Psikologi Agama, Tafsir Kebahagiaan, Islam Alternatif, dan lainnya.

Kang Jalal tumbuh dan besar di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU). Namun, kemudian ia aktif di gerakan Muhammadiyah. Kang Jalal meraih gelar master komunikasi dari Iowa State University dan doktor ilmu politik dari Australian National University.

BACA JUGA:  Bupati Kabupaten Bandung Barat Tinjau Posko Tangguh Desa Cibodas dan Lembang

Halaman
1 2
Reporter: Edi
Editor: Kashmirx
Sumber: -
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler