Berkah Ramadhan : Bangunkan Warga untuk Sahur, Pemuda di Pangandaran Ngadulag Keliling Kampung
Minggu, 2 Mei 2021 17:18 WIB
Share
Para pemuda saat mendorong bedug pakai roda sambil ngadulag (memukul bedug) sesuai irama sambil keliling kampung untuk membangunkan warga sebagai tanda waktunya sahur (foto: ist)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Untuk membantu warga yang mau makan sahur di bulan suci ramadhan kerap dilakukan dengan berbagai cara. Tapi membangunkan sahur saat Ramadhan dengan ngadulag atau ngabedug ternyata merupakan tradisi yang masih dipertahankan oleh para pemuda di Dusun Babakansari, Desa Ciganjeng, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. 

Setiap menjelang sahur, para pemuda di Dusun Babakansari itu ngadulag keliling kampung untuk membangunkan warga yang hendak menjalani sahur. 

Meskipun di tengah pandemi covid-19, tapi tradisi itu masih tetap di lakukan dan mendapatkan respon positif dari  warga setempat. 

Salah satu pemuda warga setempat  Rinto mengatakan, kami dengan teman lainnya mengelilingi kampung sambil berjalan kaki ramai-ramai sambil ngadulag dan menyuarakan sahur - sahur dengan menggunakan pengeras suara.

"Kegiatan tradisi ngadulag memang sering lakukan setiap bulan Ramadhan, kami keliling mulai dari pukul 02.00 sampai dengan pukul 04.00 WIB, hal tersebut dilakukan supaya warga yang hendak menjalani sahur tidak kesiangan," ujarnya kepada POSKOTAJABAR, usai keliling kampung, kemaren malam..

Kata dia, alat yang digunakan hanya bedug dengan cara ditarik menggunakan roda, juga ditambah salon aktif untuk tambahan musik pengiring bedug. 

"Kegiatan ini akan kita lakukan sampai akhir Ramadhan nanti, dan mudah- mudahan di tahun depan bisa melakukannya lagi dan pandemi covid pun segera berakhir," tandasnya. (dry)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler