Presiden Jokowi:  Masyarakat Agar Tetap Waspada Menghadapi Ancaman Penularan Covid-19

Senin, 3 Mei 2021 06:39 WIB

Share
Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tetap siap siaga menghadapi Covid-19. (presidenri.go.id)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Seluruh masyarakat diharapkan tetap menjaga kewaspadaan dan selalu siap siaga dalam menghadapi risiko ancaman penularan Covid-19.

Demikian ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Kita harus tetap benar-benar waspada, tetap tidak boleh lengah, tidak boleh menyepelekan yang namanya Covid-19," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, beberapa waktu belakangan, kurva kasus Covid-19 di Tanah Air memang melandai sejak pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berskala mikro yang disertai dengan kebijakan vaksinasi massal.

Saat ini, jumlah kasus aktif di Indonesia semakin menurun di angka 100 ribuan. Tren kesembuhan pasien Covid-19 juga diketahui semakin meningkat dengan penurunan kasus harian.

Di tengah perkembangan positif tersebut, kepala negara mengingatkan agar seluruh pihak tak lekas berpuas diri dan bereuforia.

Dengan perkembangan positif dari upaya penanganan pandemi beberapa waktu terakhir, bukan berarti situasi pandemi telah terkendali sepenuhnya.

"Belum dan jangan merasa sudah aman. Upaya menekan kasus aktif ini harus terus dilakukan dan sangat bergantung dengan kedisiplinan kita semua, dalam menjalankan protokol kesehatan," kata Presiden.

Semua pihak baik yang berada di zona merah, oranye, kuning, hijau, telah divaksin, maupun yang belum menerima suntikan vaksin, tetap harus berdisiplin dalam menjalankan protokol kesehatan baik itu mengenakan masker, menjaga jarak, dan rutin mencuci tangan.

Di samping itu, perkembangan positif dari penanganan pandemi Covid-19 tampak berimbas pada mulai bergeraknya aktivitas perekonomian di daerah.

"Saya minta kepada gubernur, bupati, hingga walikota terus mengingatkan masyarakat untuk berdisiplin menjalankan protokol kesehatan dan bersinergi dengan pemerintah pusat, dengan melarang mudik warganya pada Lebaran tahun ini," imbuhnya.

Kepala negara kembali menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas nomor satu pemerintah.

Oleh karena itu, ketaatan terhadap protokol kesehatan yang disertai dengan kewaspadaan terhadap resiko penyebaran Covid-19 harus tetap terjaga.

"Bersama-sama insya Allah kita mampu mengatasi ujian dan cobaan yang berat ini," tandasnya. (Poskota/nst)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler