Kerumunan Pasar Baru,  Walikota Bandung akan  Perbanyak Satgas Covid-19
Selasa, 4 Mei 2021 10:40 WIB
Share
Walikota Bandung Oded M Danial. (Foto:Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

“Yang namanya mau lebaran, aya wae (ada saja) tapi tetap mang Oded sudah ingatkan kepada teman-teman di lapangan mereka harus mengupayakan memperkecil kerumunan itu,” kata Walikota Bandung, Oded M Danial, di Taman Dewi Sartika, Balai Kota Bandung, Senin (03/05/2021).

Walikota Bandung Oded M Danial mengatakan hal tersebut di atas, saat ditanya wartawan soal terjadinya kerumunan di pusat perbelanjaan Pasar Baru, Minggu 2 Mei 2021.

Agar kerumunan bisa diperkecil, Oded menambahkan, Pemkot Bandung akan segera menambah Satgas Covid-19 untuk menekan potensi kerumunan khususnya di Pasar Baru.‎ “Iya. Betul (Perbanyak satgas),” tegasnya.

Dampak Rencana Penyekatan

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah mengatakan pihaknya telah menerjunkan 16 Tim untuk mengawasi setiap pusat-pusat perbelanjaan di Kota Bandung.

“Kami menerjunkan 16 tim Disdagin ke setiap mal dan retail untuk memantau protokol kesehatan,” katanya saat dihubungi, Senin (03/05/2021).

Terkait kerumunan di Pasar Baru, Elly menyebut bahwa keramaian yang terjadi akibat adanya lonjakan kunjungan dari konsumen baik dari dalam maupun luar Kota Bandung. Hal itu dilakukan dampak dari adanya rencana penyekatan yang akan mulai diberlakukan pada tanggal 6.Mei 2021.

“Analisis kami, Sabtu-Minggu kemarin puncak belanja warga baik dalam Kota Bandung dan luar Kota Bandung, karena memang banyak warga luar Kota Bandung yang nyerbu ke mal dan ritel di Kota Bandung. Mungkin ada kaitannya dengan penyekatan jalan Tanggal 6 Mei, Sabtu-Minggu kemarin diluar dugaan kami,” kata Elly via sambungan telepon.

Elly menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk melakukan peningkatan pengawasan terhadap protokol kesehatan

“Kami lakukan koordinasi dengan memberikan arahan kepada Ketua APPBI untuk disampaikan kepada para GM mal se Kota Bandung juga para pimpinan ritel dengan Aprindo, agar menerapkan prokes yang sangat ketat,” tegasnya. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler