Syaiful Huda: Pembelajaran Tatap Muka Digelar Juni, Tapi Harus dengan Protokol Kesehatan
Selasa, 4 Mei 2021 04:51 WIB
Share
Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda. (dpr.go.id)

JAKARTA. POSKOTAJABAR.CO.ID -

Pembelajaran tatap muka untuk sekolah pada bulan Juni 2021 mendatang harus tetap dilaksanakan dan dengan protokol kesehatan yang ketat. Demikian dikatakan Ketua Komisi X DPR, Syaiful Huda.

Pembelajaran tatap muka itu,sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Kesehatan (Menkes), dan Menteri Agama (Menag).

Dalam SKB Empat Menteri ini,  pemerintah mendorong akselerasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami sarankan, pembelajaran tatap muka dimulai pada bulan Juni mendatang. Banyak pelajar sudah tidak merasa pelajar lagi. Kondisi ini banyak terjadi. Sehingga, anak-anak lupa kalau dirinya seorang pelajar," tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa ini, Senin (03/05/2021).

Ketua DPW PKB Jabar itu, mengatakan, pandemi Covid-19 ini membuka mata setiap orang bahwa dunia pendidikan kita masih banyak menghadapi masalah.

Masalah sekolah di tanah air, jelasnya, masih menghadapi soal sanitasi, akses internet, akses siaran TV, dan kelengkapan sarana.

Terungkapnya sejumlah kondisi riil sektor pendidikan nasional kita, menurut Huda, para pemangku kepentingan seharusnga bisa membuat program yang lebih tepat sasaran.

Menurut Syaiful Huda, hasil survei mengatakan bahwa, pembelajaran jarak jauh (PJJ) hasil survei beberapa lembaga yang variatif. 

"Ada yang efektif sampai 50%, ada yang sampai 55%. Tapi saya keliling  ke semua kepala sekolah,  di beberapa tempat ketika kunker  dan di beberapa tempat, beberapa provinsi ketika dari hati ke hati saya tanya efektivitas PJJ berapa persen, rata-rata mereka serempak mengatakan PJJ kita hanya 30% efektif.jadi 70% tidak efektif," tegasnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler