6.944 Pelaku UMKM Kabupaten Indramayu Daftar Ingin Peroleh BPUM   

Rabu, 5 Mei 2021 13:34 WIB

Share
Kesibukan Kepala Bidang Koperasi dan UKM, Hj. Rosidah (kanan) saat memverifikasi berkas persyaratan pendaftaran BPUM yang diajukan UMKM Indramayu. (foto: Ist.)

 

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID .

Minat pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indramayu, Jawa Barat  memperoleh Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) jumlahnya membludak.

 Hal itu diakui Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Indramayu, melalui Kepala Bidang Koperasi dan UKM,  Hj. Rosidah.

 Kata dia, sejak dipublish ke masyarakat,  animo pelaku UMKM  di Kabupaten Indramayu mengajukan persyaratan pendaftaran guna mendapatkan  BPUM itu sangat tinggi.

 Berdasarkan data yang masuk ke Kantor Diskopindag  Kabupaten Indramayu, sampai dengan Selasa (4/5/2021) pukul 14.30 WIB,  berkas usulan BPUM yang sudah masuk ke kantornya mencapai  6.944 berkas.

 Dikatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu membuka lagi kesempatan pendaftaran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) tahun 2021.

 Namun mengingat berkas yang diusulkan pelaku UMKM di Kabupaten Indramayu cukup banyak, maka verifikasi terhadap berkas usulan yang sudah masuk terus dilakukan secara marathon.

 Berdasarkan hasil verifikasi berkas, ternyata  masih banyak masyarakat atau pelaku UMKM Kabupaten Indramayu yang belum  memahami prosedur atau tata cara pendaftaran memperoleh BPUM.

 Menurut Rosidah, pelaku UMKM yang ingin memperoleh BPUM harus terlebih dahulu melengkapi  dokumen secara online dengan login dan mendaftar ke link yang sudah tersedia. 

Setelah proses mendaftar berhasil,  dipersilakan mengirim fisik dokumen atau berkas  ke Diskopindag Kabupaten Indramayu  Bidang Koperasi dan UMKM.

 “Diskopindag Kabupaten Indramayu hanya menerima berkas dan memverifikasi sesuai  persyaratan. Keputusan akhir ada pada pihak kementerian dan perbankan yang menyalurkan dana BPUM tersebut,” ujarnya.

 Sementara itu Staf Bupati Indramayu membidangi UMKM, Ato Susanto menjelaskan, pihaknya terus menjaga, mengawal dan mengawasi serta memastikan pelaksanaan pendaftaran BPUM mulai dari pendaftaran, verifikasi  hingga pencairan tidak ada penyimpangan maupun pungutan liar.

 "Kami berharap tidak ada oknum yang mengatasnamakan siapapun melakukan penyimpangan dan pungutan liar. Melalui bantuan ini diharapkan  UMKM Indramayu Bangkit untuk menuju Indramayu Bermartabat," tegas Ato Susanto. (Yan)

 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler