Pemkab Pangandaran Lakukan Pemangkasan, Pegawai Non ASN Aktip Was-Was
Rabu, 5 Mei 2021 13:25 WIB
Share
Ilustrasi pegawai non ASN. (foto:pinterest)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pemangkasan pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) ternyata menimbulkan keresahaan pada pegawai lain yang masih aktif bekerja. Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang pegawai non ASN, Dedih Hidayat.

Dedih mengaku, dirinya sudah tahu soal pemangkasan pegawai non ASN yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran.

"Saya turut prihatin, malahan saya juga tidak tahu nasib saya gimana nanti kedepannya," ujar Dedih saat dihubungi POSKOTAJABAR.CO.ID, Selasa (04/05/2021).

Menurut dia, hingga saat ini dirinya belum bertemu dengan para honorer yang kemarin dipangkas. Karena saat ini forum honorer sudah lama vakum.

"Karena vakum, jadi kita susah sekali mengumpulkan rekan-rekan honorer ini, lantaran tidak adanya perkumpulan atau organisasi para honorer kita sulit untuk melakukan advokasi," sebutnya.

Kata Dedih, kemungkinan Pemkab Pangandaran memang memiliki beban anggaran yang cukup besar untuk para honorer ini.

"Mungkin punya tujuan baik, tapi gak tahu juga sih, saya kurang faham," katanya.

Salah seorang mantan Honorer K2 yang enggan disebutkan namannya, menyebutkan bahwa pemangkasan yang dilakukan oleh Pemkab Pangandaran sudah pada jalur yang benar.

"Itukan pake asesor juga, jadi persoalan pemangkasan pegawai non ASN ini perlu disikapi dengan bijak. kalaupun ada alasan lain saya kurang tahu," singkatnya. (dry)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler