Selama Operasi Ketupat  Lodaya 2021 Warga Dilarang Mudik Lebaran
Rabu, 5 Mei 2021 09:41 WIB
Share
Kapolresta AKBP Doni Hermawan Gelar Rakor Lintas Sektoral di Mapolres Tasikmalaya. (foto:kris)

 

TASIKMALAYA ,POSKOTAJABAR.CO.ID

Dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2021 dan penerapan larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021 mendatang. Kepolisian Resor Kota Tasikmalaya  
menggelar rapat koordinasi lintas sektoral, dengan pemerintah daerah dan OPD terkait, di Aula Endra Dharmalaksana (04/05/2021) sore

Kapolres  Tasikmalaya, AKBP Doni Hermawan  mengatakan, rapat kerja digelar sebagai langkah koordinasi dengan pemerintah kota Tasikmalaya bagaimana kesiapan kepolisian dalam menjalankan tugas dan fungsinya, sebagai satuan pengaman selama operasi ketupat lodaya dan penerapan larangan mudik 2021.

“Ini merupakan sebuah bentuk sinergitas, Polri dengan pemerintah daerah. Bagaimana operasi ketupat dan pelarangan mudik lebaran kali ini dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya

Seluruh rencana dan langkah antisipasi yang akan dilakukan polresta Tasikmalaya selama operasi lodaya dan pelarangan mudik lebaran, ungkapnya

Sementara Plh. Walikota Muhammad Yusup mengatakan, rapat koordinasi ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga kota Tasikmalaya.

Sementara mengenai aturan pelarangan mudik itu sudah jelas dikeluarkan oleh pemerintah pusat. Pemerintah daerah wajib menjalankan apa yang sudah menjadi instruksi pemerintah pusat. Karena ini Merupakan sebuah pelanggaran, jika nantinya ada warga yang memaksa mudik bahkan sampai menggunakan surat keterangan palsu.

“Sebetulnya warga itu sudah tidak boleh mudik, tapi ketika ada orang-orang yang memaksa mudik kita akan lihat berdasarkan kategorinya. Apa orang itu dipulangkan, atau akan diamankan di tempat,” ujarnya

Kapolresta Tasikmalaya AKBP. Doni Hermawan ditempat yang sama menegaskan, pada tanggal 6-17 mendatang pelarangan mudik lebaran akan berlaku, seluruh warga dilarang untuk melakukan perjalanan mudik. Penggunaan surat keterangan bebas covid berdasarkan rapid antigen hanya berlaku, hanya pada kondisi tertentu.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler