Bersama LPPM Sangga Buana, DPRD Pangandaran Seminarkan Empat Buah Raperda

Senin, 10 Mei 2021 13:34 WIB

Share
DPRD Pangandaran bersama Universitas Sangga Buana saat rapat membahas Naskah Akademik Empat Buah Raperda (foto: ist)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menjalin kerja sama dalam penyusunan naskah akademik empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).dengan pihak Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sangga Buana.

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin menyebutkan, bahwa pihaknya saat ini sedang merancang empat buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

"Naskah Akademi untuk keempat Raperda tersebut sudah di seminarkan oleh Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Pangandaran Encep Najmudin bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Sanga Buana," ujar Asep kepada wartawan, Minggu (09/05/2021).

Menurut Asep, bahwa naskah akademik merupakan bahan yang sangat dibutuhkan dalam penyusunan raperda guna melahirkan suatu Produk Hukum atau Undang-undang yang berkualitas.

"Dalam perancangan pembuatan peraturan tidak hanya secara akademik aaja, tetapi harus terjun langsung ke lapangan supaya produk hukum yang dilahirkan benar-benar bisa menjadi acuan dalam memecahkan masalah yang terjadi di masyarakat," katanya.

Raperda yang dibahas, kata Asep, ada empat rancangan peraturan daerah yang diantaranya 

Raperda Pelayanan Publik, Raperda Cadangan Pangan Daerah, Raperda Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus, dan Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan.

Dia menyebutkan, empat Raperda Inisiatif yang sedang dibahas tersebut diajukan dan dibahas oleh masing masing komisi yang ada di DPRD Kabupaten Pangandaran.

"Raperda Pelayanan Publik dibahas oleh Komisi I, Raperda Cadangan Pangan Daerah dibahas oleh Komisi II, Raperda Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus dibahas oleh komisi III dan Raperda Penyelenggaraan Perpustakaan dibahas oleh Komisi IV," pungkasnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler