Muspika Kecamatan Tegakan Disiplin Prokes di Pasar Kalipucang

Kamis, 13 Mei 2021 17:23 WIB

Share
Kapolsek Kalipucang Kompol Jumaeli didampingi Camat Kalipucang Nana Sukarna saat operasi yustisi penegakan disiplin prokes di Pasar dan Terminal Kalipucang (foto:ist)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Muspika Kecamatan yang terdiri dari Kapolsek, Camat, Danramil 1319 Kalipucang dan Satpol PP  melaksanakan kegiatan operasi yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan di kawasan Pasar Kecamatan dan Terminal Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu (12/05/2021).

Operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro. Selain itu juga dalam rangka implementasi instruki bupati nomor 1 tahun 2021 tentang pengetatan wilayah di Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan tersebut dibawah kendali operasional Kapolsek Kalipucang Kompol Jumaeli dengan menerjunkan sebanyak 19 personel gabungan.

Kapolres Ciamis, AKBP Hendria Lesmana melalui Kapolsek Kalipucang Kompol Jumaeli mengatakan, bahwa operasi yustisi yang dilaksanakan dalam rangka implementasi instruksi bupati nomor 1 tahun 2021 tentang pengetatan wilayah di Kabupaten Pangandaran. Sehingga dapat mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona.

" Kawasan pasar dan terminal Kalipucang dipadati warga yang bebelanja kebutuhan," ujarnya.

Maka dari itu, sambung Jumaeli, pihaknya bersama TNI dan Pemerintah menggelar operasi yustisi dalam rangka upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang sampai saat ini masih pandemi.

"Pada kesempatan tersebut juga kami menyampaikan edukasi kepada warga untuk selalu mempedomani protokol kesehatan pencegahan Covid-19 seperti menerapkan 5M," imbaunya.

Menurut mantan Kapolsek Padaherang itu, kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan menjadi kunci bersama dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Saya minta warga displin menerapkan prokes salah satunya dengan memakai masker," pungkasnya. (dry)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler