Akses Objek Wisata Ditutup Guna Antisipasi Timbulnya Klaster Penyebaran Covid-19.

Minggu, 16 Mei 2021 18:41 WIB

Share
Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana saat mengatur lalulintas di bundaran Emplak Kalipucang (foto:dry)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Sesuai dengan instruksi Gubernur Jawa Barat, lokasi objek wisata Pangandaran resmi ditutup terhitung pada tanggal 16 Mei 2021 pukul 00.00 WIB sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan. Penutupan ini dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya klaster penyebaran Covid-19.

Pasca dikeluarkannya instruksi penutupan, Aparat Keamanan di wilayah Kabupaten Pangandaran melakukan penyekatan dan monitoring di sejumlah titik di Pangandaran. Ini dilakukan untuk mengantisipasi warga atau wisatawan yang datang berwisata di Pangandaran.

Penyekatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana dan melibatkan puluhan personel gabungan dari Polres Ciamis, Kodim 0613/Ciamis, Satpol PP, Dishub, serta Satgas Jaga Lembur. Mereka berpatroli di kawasan objek wisata Pangandaran untuk melihat situasi dan kondisi bahwa tidak ada aktifitas wisata.

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana mengatakan, penyekatan dan monitoring kawasan objek wisata Pangandaran dilakukan dalam rangka operasi ketupat lodaya 2021. Dimana operasi tahun ini merupakan operasi kemanusiaan untuk bersama berperang melawan corona.

"Personel kami terjunkan untuk melakukan penutupan dan penyekatan sejumlah titik lokasi, diantaranya Tollgate Utama dan Timur Obwis Pangandaran, Jalan masuk PT.PMB , Tollgate Cikembulan, Pertigaan Hotel Paluvi, Pertigaan Hotel Laut Biru, dan Pertigaan Hotel Krisna," ujarnya Minggu (16/05/2021).

Selain itu, kata Hendria, pihaknya juga melaksanakan penyekatan disejumlah ruas jalan untuk memutarbalikan kendaraan yang akan berwisata ke Pantai Pangandaran. 

"Salah satu titik yang menjadi lokasi penyekatan putarbalik kendaraan yakni Bundaran Emplak Kalipucang dan Bundaran patung Ikan Marlin Pangandaran," katanya.

Dia menyebutkan, pihaknya memutarbalikan kendaraan wisata yang datang ke objek wisata Pantai Pangandaran dan memberikan akses masuk bagi warga setempat.

"Ini kami lakukan untuk menekan dan mencegah penyebaran virus Corona pasca saat libur hari Raya Idul Fitri 1442 H hingga situasi dikawasan objek wisata Pantai Pangandaran lengang," pungkasnya. (dry)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler