Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Dua Orang Wisatawan yang Hilang di Pantai Santolo dan Sayang Heulang

Senin, 17 Mei 2021 09:28 WIB

Share
Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian terhadap dua korban yang tenggelam dan terseret ombak pantai selatan Santolo dan Sayang Heulang. (foto:ist)

GARUT, POSKOTAJABAR.CO.ID

Satu orang wisatawan dilaporkan hilang terseret ombak saat tengah berenang bersama 3 temannya di Pantai Santolo bernama Reihan Halik (17), dan satu orang lainnya dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Sayang Heulang bernama Jajang Nurjaman (17). Keduanya dilaporkan hilang saat tengah berenang pada Minggu (16/05/2021). 

Kantor SAR Bandung langsung memberangkatkan satu tim rescue yang sedang melaksanakan siaga SAR Khusus di Wilayah Pantai Cipatujah menuju lokasi kejadian pada Minggu (16/05/2021)  pukul 11.45 WIB untuk bergabung bersama tim dari Polair Santolo melaksanakan pencarian.

Menurut  Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansyah, kemarin tim SAR Gabungan telah melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran air menggunakan 1 unit LCR dan penyisiran darat di pinggir pantai di sekitar LKP (Last Known Position) dengan hasil pencarian masih nihil.  

"Hari ini Senin sekitar pukul 07.30 WIB, Tim Gabungan mulai melakukan pencarian dengan rencana operasi SAR membagi Tim menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit)," ujar Kepala Basarnas Bandung, Deden Ridwansah, Senin(17/05/2021)

Pencarian korban dengan membagi Tim menjadi 2 SRU. Yakni SRU 1  melakukan penyisiran darat dari Pantai Sayang Heulang sampai dengan Pantai Santolo sejauh 2 Km dan SRU 2 melakukan penyisiran disekitar Perairan Pantai Santolo dan Sayang Heulang menggunakan 1 Unit perahu nelayan, 

Adapun Data Korban dalam pencarian yakni atas nama. Rehan Halik Laki-laki (17), warga Jalan Babakan ciparay Gang Atakiria R02/RW11 Kelurahan Kopo, kecamatan Bojong loa kaler Kota Bandung sedangkan satunya lagi yakni Jajang Nurjaman  (Laki-laki)(17), Warga Jalan Margawati, Kampung Suka Negla RT 02/RW 04 Desa Suka Negla Kecamatan Garut kota.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian yakni Kantor SAR Bandung (Pos SAR Tasikmalaya),  Polair Santolo, BPBD Kabupaten. Garut, Damkar Kabupaten. Garut,  BAZNAS Kabupaten. Garut dan Nelayan setempat.

Alut yang digunakan yaitu 1 Unit Rescue Car Double Cabin, 1 Set Palsar Air , 1 Unit LCR dan Mopel, 1 Unit Perahu Nelayan, 1 Set Peralatan Alkom  dan 1 Set Peralatan Medis.(Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler