Wakil Bupati Tasikmalaya: ASN tak Masuk Kerja di Hari Pertama Tanggung Akibatnya

Senin, 17 Mei 2021 19:55 WIB

Share
Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin didampingi Asda 1 melakukan sidak ke setiap Kantor di lingkup PemkabTasikmalaya. (foto:Kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Wakil Bupati  (Wabup)Tasikmalaya ,Cecep Nurul Yakin melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), di lingkungan Pemetintah Kabupaten Tasikmalaya setelah mengelar Apel Pagi di Halaman Sekertaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya jalan Sukapura I Bojongkoneng Kabupaten Tasikmalaya.

Inspeksi Mendadak diawali ke Kantor  Inspektorat, Bappeda, Kominfo, Aset dan Keuangan, Pertanian, Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dinas Sosial dan Setwan di hari pertama masuk kerja pasca-libur Lebaran 2021,  Senin (17/05/2021).
 
Kegiatan insfeksi mendadak didampingi para Asisten dan pihak inspektorat, Cecep secara detail melakukan pemeriksaan pegawainya untuk memastikan para abdi negara menjalankan aturan kedisiplinan.

“Hari ini pertama kerja setelah libur hari raya. Jadi, kami cek kedisiplinan pegawai," katanya
 
Hasilnya, seluruh pegawai hadir di kantor dan melaksanakan kewajibannya untuk melayani masyarakat sebagai abdi negara. Meskipun ada ditemukan beberapa ASN yang tidak hadir, mereka memberikan keterangan resmi, seperti sakit, izin dan dinas luar (DL) untuk mengikuti pelatihan terkait CPNS. 

"Pasca-Idulfitri ini semua harus semakin semangat, solid, saling memotivasi, dan saling memberikan perhatian untuk tetap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ucapnya
 
Namun, lanjut Cecep, pihaknya tidak dapat memungkiri jika pemantauan baru bisa dilakukan di kantor-kantor yang berada di lingkungan Setda Kabupaten Tasikmalaya. Pemerintah belum bisa menyentuh ASN di lingkungan UPTD atau kecamatan.
 
Disinggung mengenai pelanggaran sanksi bagi ASN mangkir kerja, ia menegaskan, ada PP 53 tahun 2010 yang mengatur secara rinci terkait kedisiplinan pegawai negeri sipil (PNS). Mulai dari sanksi ringan hingga berat.

 "Saya tidak ada keraguan atau beban sedikit pun kalau ada kami minta untuk memproses ASN tersebut yang hari ini ditemukan tidak disiplin. Sanksinya bisa berupa peringatan lisan, tulisan, rotasi, hingga dinonaktifkan. Yang jelas ada tahapan dan mekanismenya sesuai Undang-Undang," katanya.(Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler