Pemkot Bekasi Kerahkan Pengurus RT/RW Lakukan Tracing Para Pemudik

Selasa, 18 Mei 2021 11:43 WIB

Share
Walikota Bekasi Rahmat Effendi kerahkan RT dan RW tracing para pemudik. (bekasikota.go.id)

BEKASI, POSKOTAJABAR.CO.ID – 

Ketua RT dan RW bersama petugas lainnya dikerahkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk melakukan tracing.

Itu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya penyebaran virus Covid-19 selepas arus balik mudik Lebaran 2021.

"Mengantisipasi terjadinya penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bekasi, pada arus balik Lebaran, kami meminta kepada setiap Kepala Puskesmas di setiap kelurahan agar turun ke lRT RW, melakukan tracing terhadap para pemudik yang seusai melaksanakan mudik Lebaran," ungkap Walikota Bekasi Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabaga Bekasi, Senin (17/05/2021).

Bang Pepen, demikian panggilan akrabnya, menjelaskan, dengan tracing Covid-19 yang dilakukan, nantinya para petugas melakukan pelacakan melalui petugas Pemantauan dan Monitoring (Pamor) di setiap Puskesmas untuk mengantisipasi terjadinya penularan kasus Covid-19 di masyarakat.

"Nanti, dia turun ke RT RW melalui pamor-pamor untuk melakukan pelacakan kasus Covid-19. Jika ada yang nakal, nih yang kemarin dalam melakukan mudik, kalau ada SIKM-nya sih enggak masalah. Justru yang menjadi perhatiannya adalah para pemudik yang melalui jalan tikus. Segera menghubungi pelayanan kesehatan terdekat, agar tidak terpapar Covid-19," jelas Walikota kelahiran 3 Februari 1964 itu.

Pepen menambahkan, di Kota Bekasi sendiri, sudah mempunyai 47 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskemas) di setiap wilayah kelurahan dan 4 Rumah Sakit Tipe D serta memiliki RSUD Chasbullah Abdulmadjid dan juga Rumah Sakit Darurat (RSD) Stadion Patriot Candrabaga.

Masyarakat tak perlu bersusah patah memeriksa kesehatan dirinya  sebab di setiap wilayah di Kota Bekasi, kini sudah tersedia fasilitas kesehatannya.

"Kita terapkan langkah bagaimana interaktif kita dalam melakukan proses tracking terhadap pengendalian Kasus Covid-19 seusai mudik lebaran Ini," tuturnya. (Poskota/nst) 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler