Puluhan Mahasiswa Pangandaran Kutuk Keras Agresi Militer Israel di Palestina

Selasa, 18 Mei 2021 20:25 WIB

Share
Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Peduli Palestina (AMMPELA) Kabupaten Pangandaran saat menggelar Aksi di depan gedung DPRD Pangandaran (foto:dry)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Palestina (AMMPELA) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menggelar aksi sebagai bentuk kepedulian terhadap negara Palestina serta mengutuk keras Agresi Militer Israel yang memporak porandakan Palestina.

Koordinator Aksi Indra Amarullah menyebut, aksi yang digelar puluhan mahasiswa dari beberapa Kampus yang ada di Kabupaten Pangandaran sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian atas kejadian di negara Palestina.

"Ada beberapa pesan moral yang kami sampaikan dalam aksi yang digelar di halaman DPRD Pangandaran," ujarnya kepada wartawan, Selasa (18/05/2021).

Kata dia, pesan moral tersebut diikrarkan dalam sebuah pernyataan sikap massa aksi dengan harapan ada kepedulian dari masyarakat.

"Kami mengutuk keras agresi militer Israel yang telah memporak porandakan Palestina dan mengakibatkan merenggut nyawa warga sipil yang tidak berdosa," ungkapnya.

Selain itu, sambung Indra, pihaknya mendorong upaya gencatan senjata dari kedua belah pihak, agar bantuan kemanusiaan dapat masuk dan kondisi palestina kembali seperti biasa.

"Kami mendesak PBB dan Komunitas Internasional untuk segera menyepakati gencatan senjata sebagai bagian dan tanggung jawab internasional atas konflik kemanusiaan yang terjadi," sebut Indra.

Indra menjelaskan, melalui aksi tersebut pihaknya mendesak kepada pemerintah Indonesia untuk menggalang dukungan dan mengambil upaya penting dalam mewujudkan kedaulatan Palestina sekaligus mengakhiri konflik kemanusiaan yang terjadi.

"Terakhir kami menyatakan dukungan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sebagai sebuah bangsa yang merdeka," pungkasnya. (dry)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler