Menekan Lonjakan Covid-19, Pemkot Bandung Tracing Pemudik Hingga ke Lingkungan RT dan RW

Rabu, 19 Mei 2021 19:48 WIB

Share
Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana di Sekolah Taruna Bakti, Jl. L.L R.E. Martadinata, Kota Bandung, Rabu (19/05/2021).(foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pemkot Bandung melakukan langkah antisipasi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran 2021, seperti pendataan dan tracing ke pemukiman warga yang diduga melakukan kegiatan mudik.

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana mengatakan, satu dari berapa langkah antisipasi itu adalah melakukan pendataan dan tracing hingga tingkat RW dan RT, sasarannya warga yang diduga melakukan kegiatan mudik.

Hal tersebut, searah dengan instruksi dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang meminta setiap kepala daerah untuk melakukan tracing bagi mereka yang diduga melakukan mudik.

"Sudah, Pak Sekda itu kemarin sudah rapat dengan camat dan lurah untuk menginstruksikan, karena itu juga termasuk hasil dengan pak presiden ya," katanya di Sekolah Taruna Bakti, Jl. L.L R.E. Martadinata, Kota Bandung, Rabu (19/05/2021).

Menurut Yana, tracing ke tingkat RW dan RT adalah langkah penting. Pasalnya, aparat kewilayahan di tingkat tersebut dapat mengetahui lebih detail tentang pergerakan masyarakat yang diduga melakukan mudik.

"Kita sih pada dasarnya dari kemarin, soal yang mudik kembali itu kan teman-teman kewilayahan yang lebih hafal mungkin sampai tingkat RT dan RW lah," ‎katanya. 

"Kemarin tetangga saya, tiba-tiba tidak ada sekian hari, berarti kemungkinan dia mudik, pada saat kembali kita minta itu yang dilakukan tes, termasuk apakah nanti dia harus isolasi mandiri, itu nanti teman-teman kewilayahan," imbuhnya.‎

Meski begitu, pihaknya belum menerima laporan terkait kasus Covid-19 terhadap mereka yang diduga melakukan mudik. "Belum ada laporan," ujarnya.‎

Di tempat yang sama, Camat Bandung Wetan, Sony Bakhtiyar mengatakan,  pihaknya telah mendata puluhan warga di wilayahnya yang meminta izin melakukan perjalanan ke luar wilayah Kota Bandung. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler