Lima Kali Berturut-Turut Terima Predikat Opini WTP,  Bupati Jeje : Ini Jadi Motivasi Bagi Pemkab

Kamis, 20 Mei 2021 09:28 WIB

Share
Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat Agus Khotib menyerahkan LHP BPK atas LKPD tahun 2020, yang diterima langsung oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang didampingi Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin (foto: ist)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pemerintah Kabupaten Pangandaran berhasil mempertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Raihan opini WTP ini merupakan kali kelima yang diterima Pemkab Pangandaran.

Prestasi yang diterima atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, pada pemeriksaan anggaran tahun 2020.

Predikat terbaik dari proses audit pengelolaan keuangan daerah ini terungkap dalam kegiatan penyerahan laporan hasil pemeriksaan pada Selasa (18/05/2021) di Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat.

Dalam acara ini secara resmi Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Agus Khotib menyerahkan LHP BPK atas LKPD tahun 2020, yang diterima langsung oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang didampingi Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin.

Sebelumnya predikat WTP juga diraih Pemkab Pangandaran untuk APBD tahun 2016, 2017, 2018 dan tahun 2019.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengaku, prestasi ini dipandang sangat luar biasa karena Pangandaran adalah daerah otonom baru yang belum genap berusia 9 tahun.

“Tentu ini menjadi motivasi bagi kami (Pemkab,red) untuk terus melakukan perbaikan-perbaikan agar pengelolaan keuangan daerah di Pangandaran menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Jeje menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran ASN Pemkab Pangandaran serta semua pihak yang terlibat.

“Kita tidak boleh euforia, yang paling penting pencapaian ini adalah bukti kesungguhan kita dalam pengelolaan dan akuntabilitas keuangan daerah," katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler