Dirjen Dukcapil Kemendagri Kecewa Ribuan e-KTP tidak Dicetak Disdukcapil Kabupaten  Tasikmalaya

Jumat, 21 Mei 2021 09:50 WIB

Share
Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrullah lakukan Sidak ke Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya. Ia Kecewa Ribuan e-KTP tidak dicetak Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya. (foto:Ist)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Zudan Arif Fakrullah kecewa dan geram menemukan fakta Disdukcapil Tasikmalaya tak bekerja secara optimal. Ribuan hasil perekaman e-KTP  menumpuk tak dicetak karena alasan tinta ribon habis.

"Ada 2.600-an hasil perekaman (e-KTP) belum di cetak selama satu bulan lebih, ini masalah. Kasihan warga," kata Zudan saat melakukan Sidak di Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (20/05/2021), sore

Kepala Dinas Dukcapil Tasikmalaya, Wini, berdalih kepada Dirjen Zudan, bahwa tak dicetaknya dua ribuan e-KTP tersebut lantaran tak tersedianya tinta ribon dan pihaknya mengaku sudah mencoba koordinasi dengan kantor Dinas Dukcapil daerah lain, tapi nihil.

Menurut Zudan, alasan itu tak masuk akal untuk Kabupaten Bekasi, Bandung Barat masih banyak.

"Ibu jangan begini dong! Ibu kan orang Dukcapil lama. Kenapa nggak lapor pasti saya bantu. Tinta banyak kok, gak habis," sambung Zudan yang memang baru sehari lalu melakukan Sidak ke dua lokasi tersebut

Untuk mencetak 2.600-an e-KTP tersebut, menurut Zudan hanya dibutuhkan 6 sampai dengan 7 kemasan tinta. Pihaknya pun meminta agar dua ribuan hasil rekaman yang belum dicetak itu segera dicetak. Kalau perlu, jajaran Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya harus bekerja lembur.

"Kapan mau mulai cetak dan Kapan bisa selesai ini yang di harapkan oleh warga masyarakat kasian hingga bolak balik ingin mengurus e-KTP," tegasnya

Salah satu jajaran dari Disdukcapil akhirnya menyanggupi untuk menyelesaikan pencetakan 2.600-an e-KTP tersebut dalam waktu 5 hari. Ada 2 mesin printer yang siap digunakan untuk pencetakan. Dengan kapasitas maksimal 600 keping e-KTP per hari, seharusnya target 5 hari itu bisa dicapai.

Dengan kekecewaan, Dirjen akhirnya meninggalkan Kantor Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya. Ia meminta maaf pada jajaran Disdukcapil Kabupaten Tasikmalaya karena datang dan memarahi Kadis.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler