Gedung Baru Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Sukabumi Batal Ditempati Tahun ini

Jumat, 21 Mei 2021 16:47 WIB

Share
Gedung baru Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Sukabumi di Jalan Baros, Kampung Nangela, Kelurahan/Kecamatan Baros. (foto:ist)

SUKABUMI, POKOTAJABAR. CO. ID
Rencana pemindahan Gedung Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Kota Sukabumi  tahun ini batal dilaksanakan. Alasannya, anggaran yang disiapkan untuk pembangunan sejumlah sarana terdampak refocusing.

"Tidak jadi pindah tahun ini, anggarannya direfocusing,"ujar Kepala Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Sukabumi, Endro, saat dihubungi melalui sambungan selullar, Jumat (21/05/2021).

Endro menjelaskan, penempatan gedung baru UPT PKB yang berlokasi di Jalan Baros, Kampung Nangela, Kelurahan/Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, masih memerlukan sejumlah persiapan agar dapat ditempati. Diantaranya adalah, inflasemen parkir, sodetan air, dan pengadaan alat uji.

"Inflasemen parkir sangat diperlukan, terus kalau tidak dibangun sodetan air itu akan terjadi genangan saat musim hujan, karena air dari warga akan tumpah ke Gedung Uji," katanya.

Kemudian, lanjut Endro, dalam DED direncanakan ada penambahan alat uji baru untuk memaksimalkan pengujian kendaraan. Jika penambahan alat uji tersebut dapat dilaksanakan maka, dapat meningkatkan klas PKB Dishub Kota Sukabumi menjadi Klas A dari saat ini yang berstatus klas B.

"Dalam perencanaan ada perbaharuan dan penambahan alat uji. Tapi, yang paling penting adalah inflasemen dan sodetan air, baru bisa ditempati," paparnya.

Untuk memenuhi sejumlah persiapan tersebut, sambung Endro, Dishub Kota Sukabumi akan kembali mengajukan anggaran untuk tahun depan. Anggaranya akan bersumber dari Banprov sebesar Rp 4 miliar dan dari APBD sekitar Rp 1 miliar.

"Kedua sumber anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai periapan di Gedung PKB baru. Mudah - mudahan dapat terealisasi tahun depan," pungkasnya. (Hendra)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler