Pemprov Jabar dan Kabupaten Kota Harus Mengantisipasi Kasus Covid-19 Pasca Lebaran

Jumat, 21 Mei 2021 21:35 WIB

Share
Wakil Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari (foto:Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Barat (DPRD Jabar) meminta Pemprov Jabar dan pemerintah kabupaten/pemerintah kota mengantisipasi kasus Covid-19, pasca Lebaran.

Wakil Ketua DPRD Jabar  Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, sepekan setelah hari raya kenaikan kasus mulai terasa. 

"Tadi pagi saya membaca berita bahwa di Kota Bandung, minggu ini ada kenaikan kasus. Jadi 101 kasus, dan biasanya beberapa pekan sebelum Lebaran angka harian kasus Covid-19 ada di angka 40-an,” ujarnya.

“Artinya ini perlu ada kewaspadaan kita apakah di setiap daerah ada kenaikan kasus pasca-Lebaran kemarin," katanya, di Lobi Ruang Rapat Paripurna, Jalan Diponegoro Kota Bandung, Jumat, (21/05/2021).

Diakui Ineu Purwadewi Sundari, selama dua pekan usai hari raya, pihaknya melalui Komisi IV melakukan kunjungan ke lapangan terkait pengetatan perjalanan setelah larangan mudik Lebaran 2021.

"Teman-teman di Komisi IV masih di lapangan untuk memantau pengetatan. Jadi dua minggu atau satu minggu ke depan banyak pemudik yg masuk ke Bandung. Ini nanti akan saya sampaikan jadi bahan evaluasi juga," katanya.

Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menekan kenaikan kasus Covid-19 tersebut adalah tracing terhadap warga ywng telah melakukan aktivitas mudik.

"Kami harap bukan hanya pejabat pemerintah harus bersama-sama dengan masyarakat, RT RW untuk melihat warga di sekitarnya terutama yang habis pulang luar kota agar ter teaching dengan baik sehingga betul-betul terawasi," ungkapnya.

Pemprov menurut Ineu juga harus memastikan, fasilitas kesehatan untuk melayani penanganan Covid-19 hingga level kampung. Pasalnya, pemudik dengan kategori OTG diduga menjadi kerawanan yang perlu diantisipasi. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler