Pimpinan Pusat Persis Serukan Aksi Bela Palestina dan Al Aqsa Secara Virtual

Jumat, 21 Mei 2021 15:32 WIB

Share
Ketua Umum PP Persis KH Aceng Zakaria saat aksi solidaritas secara virtual, Jumat (21/05/2021). (foto:Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID - 

Gelombang kecaman atas tindakan Israel terhadap Palestina terus bergejolak di berbagai penjuru tanah air, termasuk di Kota Bandung. Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis) melakukan aksi Persis Bela Al-Aqsha secara virtual melalui media zoom pada Jumat (21/5/2021).

Aksi diselenggarakan secara daring mulai pukul 13.00 WIB. Memuat beberapa agenda, diantaranya orasi dan informasi perkembangan terkini dari situasi di Palestina (Al-Quds dan Gaza), pernyataan sikap, penggalangan dana kemanusiaan untuk Palestina, hingga Instruksi menggelar Qunut Nazilah.

Ketua Umum PP Persis KH Aceng Zakaria mengatakan, aksi secara virtual ini untuk menegaskan sikap dan keberpihakan Persis kepada rakyat Palestina dan pembelaan kepada masjid Al-Aqsha sebagai hak Islam dan kaum muslimin.

"Tentu inginnya kita mengekspresikan secara langsung dengan turun ke jalan, akan tetapi kita sadar dengan keadaan saat ini, sehingga mudah-mudahan dengan cara seperti ini pun tidak mengurangi nilai keberpihakan dan suara kita," kata KH Aceng dalam sambutannya.

Dia mengajak seluruh umat muslim untuk merapatkan barisan, solidkan gerakan. Pasalnya, permasalahan Al-Aqsha bukan hanya urusan orang Palestina, tetapi urusan kaum muslimin.

"Kita perlu menunjukan empati kita terhadap perjuangan rakyat Palestina yang kita tunjukan dengan bantuan do’a yang utama dan juga sebagian harta yang kita miliki. Jangan biarkan saudara-saudara kita di Palestina berjuang sendirian, kita wajib ada disamping mereka," ucapnya.

KH Aceng memandang bahwa ada langkah-langkah tegas dari para pemimpin dunia terhadap kejahatan Israel. Sebab, sudah keluar dari nilai-nilai kemanusiaan.

Menurut KH Aceng, kebiadaban Israel bukan hanya masalah agama, tetapi juga masalah kemanusiaan. Dia menyebut, tidak perlu menjadi muslim untuk peduli pada rakyat palestina, cukup jadi Manusia.

"Karena itu, kami menuntut PBB untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran hak asasi manusia di Palestina, kami juga menyeru seluruh pemimpin negara Arab dan Islam untuk mempertegas keberpihakannya kepada Rakyat Palestina," tutupnya. (Aris).

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler