Aliran Sesat Muncul di Cianjur, Jika Punya Rambut Warna Merah tidak Diwajibkan Puasa dan Shalat 

Sabtu, 22 Mei 2021 19:54 WIB

Share
Para penganut aliran sesat baru di Cianjur, Jawa Barat tengah diberi pengarahan oleh pihak berwenang. (@kamerapengawas/Instagram)

CIANJUR, POSKOTAJABAR.CO.ID – 

Sejumlah warga di Cianjur, Jawa Barat  diduga ikut sebuah ajaran sesat. Tercatat ada sembilan orang yang didoktrin untuk mengikuti aliran tersebut.

Ajarannya yang sesat, terutama tidak diwajibkan atau disunahkan menjalankan ibadah puasa dan shalat, apabila memiliki warna rambut merah.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan aparat Pemerintah Desa Bojong, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur memberikan pengarahan agar mereka yang menganut ajaran tersebut untuk segera bertaubat.

Kesembilan orang tersebut diwajibkan wajib untuk menandatangani surat pernyataan bermaterai, untuk tidak lagi mengikuti atau menyebarluaskan aliran sesat tersebut di Mushola Desa Bojong, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Jumat (21/05/2021).

Kepala Desa Bojong, Uyeng Handoko, mengungkapkan, ada perwakilan dari MUI beserta aparat Desa Bojong meminta kesembilan orang tersebut untuk mengucapkan dua kalimat syahadat, menandakan mereka benar-benar bisa kembali ke ajaran Islam yang benar.

Pembinaan dan pertaubatan dikakukan secara humanis, demi meluruskan beberapa ajaran yang bersifat salah pengertian mengenai agama Islam. (Poskota/nst)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler