Terkait Kericuhan di Bundaran Emplak Kalipucang, Beginilah Penjelasan Kapolres Ciamis

Minggu, 23 Mei 2021 20:31 WIB

Share
Petugas gabungan di penyekatan bunderan emplak tengah melakukan brifing (foto: ist)

PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kesalahpamahan yang terjadi pada Sabtu (22 /05/2021) antara petugas penyekatan buka tutup kendaraan di Bunderan Emplak, Kecamatan Kalipucang  Kabupaten Pangandaran dengan pengurus PHRI Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat sudah terselesaikan.

Dimana pihak PHRI mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada para petugas yang bersiaga di Bunderan Emplak Kecamatan Kalipucang. 

Kapolres Ciamis AKBP Hendria Lesmana menyebutkan, bahwa kesalahpahaman yang terjadi kemarin sudah dilakukan mediasi.

"Pihak PHRI yang bersitegang dengan petugas akhirnya meminta maaf dan mengaku kalau terjadi miss comunication," ujarnya kepada POSKOTAJABAR.CO.ID saat ditemui disela-sela kegiatannya di kawasan Pantai Pangandaran pada Minggu (23/05/2021).

Hendria menjelaskan, mediasi antara petugas dengan pihak PHRI dilakukan oleh Kapolsek Kalipucang Kompol Jumaeli langsung dilokasi kejadian yakni rest area Bunderan Emplak Kalipucang. 

"Bahwasannya penutupan itu dilakukan bukan permanen, melainkan buka tutup melihat situasi kepadatan di objek wisata Pangandaran," jelasnya.

Kata dia, selama akhir pekan ini, pihaknya akan melakukan sistem buka tutup bagi wisatawan yang hendak  berwisata ke Pantai Pangandaran.

"Ini kami lakukan agar tidak terjadi kepadatan dan timbul kerumunan wisatawan yang mengakibatkan klaster penyebaran Covid-19," ucapnya.

Menurut dia, upaya yang dilakukan bersama Polri-TNI dan Pemerintah mencegah dan meminimalisir penyebaran virus corona.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler