11 Desa di Garut Masuk Zona Merah, tak Boleh Lakukan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Senin, 24 Mei 2021 16:58 WIB

Share
Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman. (foto:Undang K)

GARUT, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kabupaten Garut  mulai melaksanakan kegiatan 
pembelajaran tatap muka )PTM) di sekolah, Senin (24/05/2021). Akan tetapi ada sebelas  desa dan kelurahan yang dinyatakan zona merah, sehingga  tidak boleh melakukan pembelajaran tatap muka. 

Wakil Bupati Garut, dr Helmi Budiman mengatakan, ada sebelas desa yang masuk zona merah.

" Kita sudah breakdown bukan hanya ke tingkat kecamatan tapi sampai juga ke tingkat desa, yang mana ada sebelas desa yang tidak boleh melakukan sekolah tatap muka,"katanya.

Sejumlah desa tersebut sudah dikirimkan datanya oleh Dinas Kesehatan kepada Dinas Pendidikan.

"Sebelas desa ini tidak boleh melakukan aktivitas tatap muka di sekolah," kata Helmi usai memimpin apel di Setda Garut, Senin (24/05/2021).

Ia menjelaskan wilayah desa /kelurahan yang statusnya zona merah tersebut tersebar di Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, Karangpawitan, Cilawu dan Leles.

Helmi pun menegaskan, kalau ada sekolah wilayah zona merah yang melakukan tatap muka, kita akan tegur agar anak-anaknya dipulangkan ke rumahnya,” pungkas wakil bupati Garut dr H Helmi Budiman. (Undang.K)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler