Diduga karena Jadi Perlintasan Mudik, Kota Cirebon Masuk Zona Merah Covid-19

Senin, 24 Mei 2021 21:48 WIB

Share
Gubernur Jabar, Kapolda Jabar Bersama Pangdam III Siliwangi Rakor Komite Kebijakan Penanganan Cilovid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Jawa Barat. (foto:ule)

BANDUNG,POSKOTAJABAR.CO.ID

Rapat Koordinasi ( Rakor) Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Jawa Barat di gelar di Riung Mungpulung Mapolda Jabar. Senin (24/5/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jabar Mochamad Ridwan Kamil, ST., M.Ud, Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri , M.Si , Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P.,M.M, Kajati Jabar, Wakapolda Jabar, Kabinda Jabar, Sekda Prov. Jabar, KBNN Prov. Jabar serta pejabat utama Polda Jabar.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan,  setelah tidak ada zona merah, minggu ini zona merah Covid-19 hadir kembali di Kota Cirebon.

"Diduga Kota Cirebon jadi tujuan perlintasan mudik dan destinasi pariwisata,: katanya.

Dengan demikian, Emil panggilan akrab Ridwan Kamil menyampiakan, akan dilakukan proses pergerakan untuk memastikan kembali Kota Cirebon tidak masuk zona merah.

"Rumah Sakit juga ada kenaikan menyentuh angka 29 sekarang di 30 artinya pola yang sama dengan awal tahun, tidak ada lompatan masih aman terkendali,"ucapnya.

Selama lebaran, Emil menuturkan evaluasi  sangat baik, walaupun ada viral – viral seperti yang media beritakan, sebenarnya mayoritas yang tidak terberitakan dan berhasil jauh lebih banyak.

"Berdasarkan laporan ada sekitar setengah juta lebih kendaraan dirazia dan sekitar 220.000 kendaraan pemudik berhasil putarbalikan,"tutur Emil.

Kemudian, lanjut Emil, untuk kendaraan yang keluar, untuk Jabar sekitar 300.000 dan yang datang ke Jabar sama serta masih ada yang belum kembali sekitar 30.000 kendaraan. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler