Kepatuhan Warga Bandung Parkir pada Tempatnya Rendah, Tiga Minggu  1.200 Kendaraan Kena Tindakan

Selasa, 25 Mei 2021 19:46 WIB

Share
Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung Asep Koswara. (Foto : Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kepala Bidang Pengendalian dan Ketertiban Transportasi (PDKT) Dishub Kota Bandung , Asep Koswara mengakui kepatuhan warga masyarakat untuk parkir pada tempatnya masih rendah, tiga minggu 1.200 kendaraan roda dua dan empat ditindak.

"Kepatuhan masyarakat untuk parkir pada tempatnya masih kurang," katanya di Balai Kota Jl Wastu Kencana, Kota Bandung, Selasa (25/05/2021).

Dijelaskan Asep, kurang dari tiga minggu --6 Mei hingga 24 Mei 2021, 1.200 kendaraan roda dua dan empat ditindak karena parkir tidak pada tempatnya.

Namun, kata Asep kembali, Perda Derek No.3/2020 belum bisa ditetapkan secara optimal. Sehingga, pihaknya masih mentoleransi terhadap pemilik kendaraan dengan alasan kemanusiaan.‎

"‎Dari kurun tanggal 6 sampai kemarin (24/05/2021) ada 1200-an pelanggar roda dua dan empat yang kami tindak, kami berikan sosialisasi karena kondisinya sudah ada perda derek, mau tidak mau harus dibayar, tapi kita manusiawi, sambil kita sosialisasi, denda yang harusnya 245 ribu untuk kendaraan roda dua, tapi kemarin ada yang tidak punya uang menunjukkan (dompet) kita lepas, kita sosialisasi agar tidak melanggar lagi," ungkapnya.

Asep juga mengatakan, Dishub Kota Bandung akan terus berupaya untuk melakukan penertiban kantong-kantong parkir liar. Bahkan, pihaknya kerap melakukan patroli untuk memastikan tidak ada kendaraan-kendaraan yang terparkir di sekitar rambu larangan parkir.‎

Titik Parkir Liar

Sejauh ini, ujar Asep, terdapat sejumlah titik yang kerap dijadikan kantong parkir liar. "Di sekitar Paskal 123 sekitar alun-alun, dan pasar baru, titik keramaian," ujarnya.

‎Asep menjelaskan, keterbatasan fasilitas menjadi salah satu penyebab tidak maksimalnya Dishub Kota Bandung dalam menerapkan perda Derek. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler