Penggunaan Masker Dimasifkan Menyusul Muncul Kecenderungan Masyarakat Bosan Terapkan Prokes

Selasa, 25 Mei 2021 14:35 WIB

Share
Pemasangan pamflet dan stiker Prokes di ruang publik, mini market dan kantor pemerintah. (foto:Yan)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Satgas Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kabupaten Indramayu terus masifkan upaya penggunaan masker bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Indramayu.

Hal ini dilakukan mengingat pandemi Covid-19 yang telah berjalan satu tahun ini dinilai mulai menimbulkan rasa bosan di tengah masyarakat. Ada kecenderungan mengabaikan  penerapan protokol kesehatan. Padahal Covid-19 telah bermutasi dengan varian yang lebih kuat dan telah masuk ke Indonesia.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana, Senin (24/05/2021) menjelaskan, salah satu yang dilakukan oleh Satgas Penanggulangan Covid-19 mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa yaitu terus memberikan imbauan agar masyarakat terus bermasker.

 Imbauan wajib bermasker disampaikan melalui baliho, spanduk, x-banner yang dipasang di kantor pemerintahan dan berbagai area publik lainnya. Selain itu, disebar pula pamplet imbauan yang dipasang di warung-warung, tempat ibadah, mini market, pasar, serta tempat lainnya yang menjadi tempat masyarakat beraktifitas.

 "Kita imbau masyarakat untuk terus bermasker. Kita harus lebih waspada dan hati-hati, karena saat ini virus Covid-19 telah bermutasi dan sudah masuk ke Indonesia," tegas Aan, Senin (24/05/2021) di sela-sela monitoring di berbagai kecamatan.

Plt. Camat Gantar, Edy Wahyono mengatakan, sebagai Ketua Satgas  Penanggulangan Covid-19 tingkat kecamatan pihaknya sangat terbantu oleh upaya masif yang dilakukan oleh semua pihak supaya masyarakat terus bermasker.

"Kita ingin pandemi ini segera berakhir. Namun di sisi lain tedapat varian baru. Kami tambah khawatir. Apalagi masyarakat mulai mengabaikan prokes. Pemerintah dan masyarakat agar lebih waspada tidak terpapar Covid-19. Memakai masker bukan hanya menyelamatkan pribadi dan keluarga tetapi juga menyelamatkan Indonesia," kata Edy di ruang kerjanya. (Yan)

 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler