Atasi Kemacetan, Pemkot Cimahi Bangun Jalan Bawah Tanah Senilai Rp 101 Miliar

Rabu, 26 Mei 2021 08:57 WIB

Share
Kepala Bidang (Kabid) PU Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Wilman Sugiansyah. (foto:bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID

Untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di  depan Rumah Sakit Dustira, dengan adanya lintasan pintu kereta api, maka Pemerintah Kota Cimahi akan membuat underpass (Jalan dibawah tanah) di Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi tahun ini. Nilai proyeknya mencapai Rp 101 miliar.

Underpass Sriwijaya itu akan dibangun tepat di bawah perlintasan kereta api yang nantinya akan menghubungkan Jalan Dustira dengan Jalan Sriwijaya.

Dengan panjang mencapai 850 meter dan lebar 9 meter, keberadaan underpass tersebut diharapkan menjadi solusi kemacetan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Menurut Kepala Bidang (Kabid) PU Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Wilman Sugiansyah, progres pembangunan underpass tersebut kini sudah masuk tahap lelang yang ditargetkan rampung akhir Juni mendatang.

"Sekarang sudah masuk tahap lelang. Sesuai jadwal targetnya sudah ada pemenang Juni nanti. Setelah itu baru fisik," kata Wilman, Selasa (25/05/2021).

Terkait masalah Pagu Anggaran untuk pembangunan mega proyek tersebut akan menelan biaya sebesar Rp 101 miliar yang merupakan bantuan dari Pemprov Jabar, dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Anggaran tersebut sudah dimasukan dalam skema APBD Kota Cimahi tahun 2021.

Bahkan Wilman mengklaim, semua proses perizinan pembangunan underpass termasuk dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) maupun PT KAI sudah rampung. Termasuk permasalahan pembebasan lahan.

"Izin sudah clear, pembebasan lahan juga sudah hanya tinggal eksekusinya saja," ucap Wilman. 

Dirinya melanjutkan, jika sudah memasuki tahapan fisik, pihaknya bekerjasama dengan Dinas Perhubungan Kota Cimahi bakal melakukan pengaturan lalu lintas. Sebab, pembangunan nanti pasti akan berdampak terhadap arus lalu lintas.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler