Perda Inovasi dari Bappeda Kota Sukabumi yang Pertama di Jawa Barat

Rabu, 26 Mei 2021 09:16 WIB

Share
Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum Setda Kota Sukabumi, Tri Sari Setiati. (foto:hendra)

SUKABUMI, POSKOTAJABAR.CO.ID
Penerbitan Peraturan Daerah (Perda) Inovasi Kota Sukabumi yang telah diparipurnakan di Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) setempat beberapa waktu lalu, tinggal satu langkah lagi yakni, menunggu lembaran daerah.

"Sedang proses lembaran daerah Pak Sekda,"ujar  Kasubag Dokumentasi dan Informasi Hukum Setda Kota Sukabumi, Tri Sari Setiati,  di ruang kerjanya. Selasa (25/05/2021).

Tri menjelaskan, proses berita daerah ini merupakan tahap akhir sebelum diterbitkannya sebuah Perda. Setelah berita daerah selesai, sambung Tri, maka perda tersebut sudah bernomor dan dapat segera diterbitkan untuk kemudian diterapkan.

"Target kita secepatnya, karena kalau berita daerahnya selesai Perdanya pun beres,"ucapnya.

Tri melanjutkan, lamanya penerbitan Perda terusebut karena proses penomor registeran di Gubernur Jawa Barat. Cepat dan lambatnya penomoran tersebut tergantung pada posisi berkas tersebut di tingkat provinsi.

"Nomor registernya sudah keluar tinggal lembaran daerahnya. Mudah - mudahan secepatnya,"tandasnya.

Perda Inovasi dari Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi ini merupakan yang pertama di Jawa Barat.

Plt Kepala Bappeda Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah,  mengatakan Perda inovasi daerah tersebut di dalamnya mengatur tentang  pengajuan inovasi daerah  dari  ASN,Walikota, anggota DPRD, juga  dari masyarakat.

"Dengan adanya perda ini, inovasi daerah bisa diajukan oleh ASN, anggota DPRD dan masyarakat," kata dia.

Reni melanjutkan, pengajuan inovasi tersebut bisa dilakukan melalui bidang Litbang pada Bappeda. Kemudian  bidang Litbang akan memverifikasi dan melakukan kajian untuk diajukan ke Wali Kota.

"Syarat mengajukan inovasi ke kami cukup mengajukan proposal ke bidang Litbang,"terang dia.

Menurut Reni, Perda inovasi daerah sangat penting keberadaannya yaitu  sebagai wadah untuk menaungi inovasi-inovasi baik dari ASN, DPRD maupun masyarakat. Perda inovasi daerah dibentuk dengan tujuan meningkatkan kinerja pelayanan perangkat daerah serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik.

"Bukan hanya itu, perda inovasi daerah juga sebagai peningkatan daya saing daerah, pemberdayaan dan peran serta masyarakat," pungkasnya. (Hendra)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler