Ridwan Kamil Dikritik Guru Besar UPI Gegara Batik Personel Super Junior

Rabu, 26 Mei 2021 05:29 WIB

Share
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (foto:ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Media sosial milik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tentang batik yang digunakan oleh dua artis KPOP, mendapatkan kritikan dari Guru Besar Ilmu Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi.

Karim menilai Ridwan Kamil terlalu banyak 'gimmick' di tengah situasi yang menuntut keberpihakan penuntasan pandemi Covid-19.

"Menurut saya sudah berlebihan Ridwan Kamil itu, iya dia memang kepala daerah yang sadar media tetapi menurut saya, terlalu banyak gimmick di tengah situasi menuntut keberpihakan muncul di berbagai media dengan gaya yang ngetren bagus, tapi dia harus menjawab apa yang dia cari," ujar Karim, Selasa (25/5/2021) WIB.

"Kalau dia mencari semata-mata popularitas silakan teruskan, dia sedang menaiki tangga popularitasnya. Tetapi kalau dia mencari untuk Pilpres 2024 atau target politik yang lain sudah saatnya melakukan audit komunikasi," lanjut Karim.

 

 

 

Karim mengatakan, audit komunikasi itu penting. Menurutnya elektabilitas tak semata ditentukan oleh popularitas, tetapi ada juga faktor kesukaan dan faktor ketersetujuan atas kompetisi yang ditunjukan oleh tokoh calon peserta pemilu.

"Walau disuka anak milenial, mendekati KPop akan mendulang dukungan milenial terhadap dia? belum tentu karena ada faktor lain, faktor keterlibatan politik milenial yang saat ini rendah. Audit komunikasi itu penting karena pansos yang dilakukan Ridwan Kamil tidak kontributif terhadap Pilpres 2024," ujarnya.

Halaman
1 2 3 4
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler