HeliKopter Robinson R44 Mengalami Kecelakaan, Jatuh ke Dalam Rawa Jemblung

Jumat, 28 Mei 2021 21:21 WIB

Share
HeliKopter latih jenis Tobindon R44 milik PT Ginessa Dirgantara mengalami kecelakaan dan jatuh ke dalam Rawa Jemblung (Situ Baru), Jumat (28/05/2021) siang. (Ist)

DEPOK, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Helikopter latih jenis Robinson R44 milik PT Ginessa Dirgantara mengalami kecelakaan dan jatuh ke dalam Rawa Jemblung (Situ Baru), Jalan Raya Alternatif, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jumat (28/05/2021) siang. 

Hingga kini, bangkai pesawat baling-baling itu, belum dievakuasi dan masih berada di dalam danau. Pantauan Poskota di lokasi kejadian, heli jatuh di tepi rawa yang biasa digunakan sebagai tempat mancing.

"Pilot dan penumpangnya dua orang berhasil keluar dari dalam heli dan selamat," ujar Arifin (43), warga pemancing yang dimintai keterangan oleh anggota Polsek Cimanggis, Jumat (28/05/2021) sore.

Menurut Arifin, saat sedang mancing melihat pesawat latih jenis heli terbang dari arah timur. Namun tiba-tiba jatuh di rawa.

"Jatuh tepat di depan para warga yang sedang asyik mancing. Karena takut meledak, kita lari berhamburan," katanya.

Saksi lainnya, Alex (38), pada saat sedang mengudara dari arah timur pesawat terbang tidak stabil. Setelah mendekat ke permukaan air, pesawat oleng ke kanan lalu jatuh ke rawa.

"Tiak ada asap saat di udara dan mesin masih hidup ketika di dalam air dan beberapa menit kemudian mesin mati," ungkapnya.

Kapolsek Cimanggis, Kompol Ibrahim Joao Sadjab, mengatakan, kronologis pesawat heli jatuh dengan pilot Kapten Penerbang LA dan siswa O berhasil mengudara.

Pesawat berputar selama tiga putaran di area latihan Buperta dan langsung hilang kontak sekitar pukul 09.30 WIB.

"Pada saat kejadian, kedua korban pilot maupun siswanya berhasil menyelamatkan diri," ujarnya didampingi Kasubag Humas Polres Metro Depok, Kompol Supriyadi.

Atas peristiwa terjatuhnya pesawat heli, lanjut Kompol Ibrahim, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi. 

"Peristiwa atuhnya heli masih dalam penyelidikan," ungkap perwira jebolan Akpol 2009 ini.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler