Indramayu Zona Orange, Pemkab Terus Lakukan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19

Jumat, 28 Mei 2021 07:34 WIB

Share
Peta Zonasi Oranye Kabupaten Indramayu. (Ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID. 

Hasil penilaian pada Rakor Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jawa Barat terhadap kondisi wilayah Kabupaten Indramayu dinyatakan Zona Orange.

 Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina mengatakan, hasil evaluasi dan penilaian yang dilakukan Tim Satgas Covid-19 Provinsi Jawa Barat terhadap Kabupaten Indramayu tersebut patut diapresiasi semua pihak.

 Terutama,  peran serta seluruh masyarakat yang telah mengikuti anjuran protokol kesehatan. Kendati kebijakan yang diambil Pemkab Indramayu selama ini banyak menuai protes dari beberapa kalangan.

 Namun, dari upaya bersama,  melibatkan seluruh unsur jajaran Forkopimda terhadap upaya PPKM Mikro selama ini, dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

 Bagaimana tidak, kondisi arus mudik lebaran dan arus balik lebaran serta obyek wisata menjadi pusat peningkatan penyebaran Covid-19 dari analisa beberapa pihak.

"Pelaksanaan penyekatan terhadap pemudik dapat menurunkan potensi penurunan. Termasuk langkah Pemkab Indramayu mengeluarkan Surat Edaran  terhadap libur lebaran. Penutupan obyek wisata serta tidak mengizinkan hiburan pasca lebaran sangat efektif. Walaupun hal itu  berbenturan dengan wilayah politik," kata Bupati Indramayu, Hj. Nina Agustina dalam keterangannya, Kamis (27/05/2021).

Menurutnya, Pemkab Indramayu saat ini terus melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Melalui gerakan disiplin 4 M yang sedang disosialisasikan kepada seluruh masyarakat dengan pemasangan spanduk dan pamflet imbauan kepada masyarakat.

Peran serta dan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Indramayu menjadi kunci utama dalam memerangi pandemi Covid-19. Saat ini grafik perkembangan Covid-19 mengalami penurunan di Kabupaten Indramayu.

 Bupati berharap, pembatasan aktivitas masyarakat terutama yang saat ini menjadi tantangan para seniman, hendaknya dapat dimaknai sebagai bentuk upaya bersama melakukan pencegahan pandemi Covid-19 yang masih menjadi konsentrasi seluruh daerah.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler