Permudah Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia, Pemkot Sukabumi Dirikan Posko Berbasis Kewilayahan 

Jumat, 28 Mei 2021 21:23 WIB

Share
Seorang lansia tengah menjalani vaksinasi covid-19. (Foto:Ist)

SUKABUMI, POSKOTAJABAR. CO.ID

Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi  mendirikan sejumlah posko vaksinasi berbasis kewilayahan. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan terhadap para lansia yang saat ini tengah menjadi fokus pemberian vaksin Covid-19.

Walikota Sukabumi, Achmad Fahmi mengatakan, selama tahapan vaksinasi lansia,  terkendala dengan jarak, karena sebelumnya, vaksinasi di pusatkan di Gedung Juang. Untuk lebih memudahkan vaksinasi lansia, maka pihaknya saat ini tengah membuat posko vaksinasi berbasi wilayah, sehingga lokasinya dapat terjangkau warga dan mempercepat vaksinasi lansia.

"Oleh karena itu, kita fokusnya vaksinasi terhadap lansia berdasarkan wilayahnya,"ujar Fahmi saat dihubungi melalui sambungan telepon. Jum'at (28/05/2021).

Fahmi menuturkan, pelaksanaan vaksinasi di Kota Sukabumi dibagi kedalam beberapa kategori yakni, kategori umum, lansia, guru dan tenaga penunjang pendidikan. 

"Vaksina untuk kategori umum hingga sejauh ini sudah melampaui target, sedangkan kategori guru dan tenaga pendidikan telah mencapai 100 persen, dan saat ini sedang memfokuskan vaksinasi terhadap lansia," katanya.

Fahmi melanjutkan, pihaknya akan memaksimalkan vaksinasi terhadap masyarakat tergantung kuata yang diperoleh. Selain itu, pihaknya pun akan terus permintaan tambahan kuata vaksin kepada Pemprov Jabar dan Pemerintah pusat.

"Targetnya seluruh warga yang berhak  segera tervaksin Covid-19. Jadi, dari jumlah warga Kota Sukabumi sekitar 350 ribu, dan berusia diatas 18 tahun dapat di vaksin,"harap dia.

Fahmi berharap, masyarakat dan khususnya lansia yang sudah mendapatkan panggilan untuk divaksin, agar segera mendatangi tempat vaksinasi sehingga pelaksaan vaksinasi di Kota Sukabumi lancar.

"Kepada warga masyarakat yang sudah mendapatkan panggilan untuk divaksin silahka langsung datang ke tempat vaksinasi," pungkasnya. (Hendra)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler