Pengurus Perajin dan Pedagang  Tempe Tahu  Tasikmalaya Sweeping Pedagang yang Masih Berjualan

Minggu, 30 Mei 2021 14:20 WIB

Share
Pengurus Himpunan Pengrajin Tahu Tempe melakukan sweeping pedagang yang masih berjualan tahu tempe di Pasara Cikurubuk dan Pancasila, (foto:kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Sejumlah pengurus himpunan perajin dan pedagang tahu-tempe Kota Tasikmalaya melakukan sweeping ke Pasar Cikurubuk, hal tersebut untuk memastikan tidak adanya pedagang tahu-tempe yang masih berjualan selama aksi mogok jualan selama 2 hari. (Sabtu dan Minggu)

Aksi mogok jualan dan sweeping tersebut merupakan ekspresi dari para perajin dan pedagang tahu tempe kacang kedelai di pasaran yang merupakan bahan baku utama pembuatan tahu-tempe.

Ketua Panguyuban Pedagang Tahu Tempe Pasar Tradisional, Dadan  mengatakan, aksi sweeping tersebut untuk memastikan tidak adanya pedagang yang jualan selama dua hari ke depan.

" Kami melakukan sweeping pedagang tahu-tempe ini untuk memastikan kekompakan para pedagang,"ujarnya

Menurutnya, sweeping dilakukan sejak pagi karena pedagang tahu-tempe di Pasar Cikurubuk, ini dibagi dalam beberapa shift, yakni pagi, sore, dan malam sedangkan untuk pasar Pancasila hanya pagi saja.

"Tadi kita temukan ada yang menjajakan tahu. Kita berikan pengertian dan diminta untuk membawa pulang dagangannya dan mengikuti aksi mogok jualan," ucapnya.

Di samping itu, aksi tersebut bertujuan untuk menaikkan harga jual tahu-tempe, karena harga kedele yang terus meroket hingga mencapai Rp 11.000 per kilogram.

"Tuntutan pedagang ya tentunya minta harga kedele turun. Kami minta pemerintah untuk bisa membantu para perajin dan pedagang yang kian hari kian naik harga kedele tersebut," ungkapnya.(Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler