Sering Mengamuk, Lukman Terpaksa Dipasung dengan Borgol, Lokasinya tak Jauh dari Kantor Bupati Cianjur 

Minggu, 30 Mei 2021 19:38 WIB

Share
Lukman (37), Warga kampung Tugu Kulon RT 03 RW 20 Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, terpaksa harus dipasung menggunakan borgol akibat mengalami gangguan jiwa. (foto:Nuki_

CIANJUR.POSKOTAJABAR.CO.ID 

Miris, tak jauh dari lokasi kantor Bupati Cianjur masih didapati seorang warga yang dipasung dengan menggunakan borgol.  Lukman (37) warga kampung Tugu Kulon RT 03 RW 20 Kelurahan Sayang, Kecamatan Cianjur, terpaksa harus dipasung menggunakan borgol akibat mengalami gangguan jiwa.

Anak dari pasangan Jenal dan Aca Homsah itu terpaksa harus dipasung dipergelangan tangan kirinya menggunakan borgol di sebuah gubuk berukuran 2x3 meter. 

Salah seorang pihak keluarga Rian menuturkan, pihak keluarga terpaksa memasung Lukman dikarenakan depresi dan  dianggap membahayakan, meresahkan warga sekitar.

"Sudah satu tahun lebih Lukman harus terikat dengan rantai besi yang disambung dengan borgol lantaran sering mengamuk dan merusak barang milik warga sekitar,"ujar Rian yang tak lain kakak ipar Lukman saat ditemui di lokasi, Minggu (30/5/2021).

Selama ini kata Rian, pihak keluarga sudah berusaha membawa Lukman berobat, namun sampai sekarang belum ada perubahan.

"Beberapa kali melakukan pengobatan, tapi tak kunjung sembuh,"imbuhnya.

Rian mengaku sudah melaporkan kepada RT dan RW setempat bahwa disini ada warga yang sakit jiwa.

"Pa RT disini sigap, melaporkan juga ke RW dan Kelurahan, tapi belum ada tuh tanggapan dari pemerintah,"ungkapnya.

Tak hanya itu, Rian juga mengaku pernah menyampaikan soal kondisi Lukman kepada salah seorang anggota wakil rakyat Cianjur yang kebetulan masih warga setempat. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler