Wakil Bupati Lucky Hakim Sudah Kantongi Nama Oknum ASN Hambat Investasi di Indramayu

Minggu, 30 Mei 2021 20:00 WIB

Share
Wakil Bupati Lucky Hakim. (foto:ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Bupati Indramayu Nina Agustina dan Wakil Lucky Hakim bertekad membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya guna mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

 Namun sayangnya terendus keluhan dari sejumlah pengusaha bahwa iklim investasi di Kota Mangga ini dihambat oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

 Padahal salah satu program 99 Prioritas Bupati dan Wakilnya soal penciptaan lapangan kerja itu sangat memerlukan kehadiran investor. 

Dalam praktiknya terindikasi Kabupaten Indramayu saat ini sebagai daerah darurat  investasi. Penyebabnya diduga ada oknum ASN yang sengaja menghambat iklim investasi.

 Wakil Bupati (Wabup) Indramayu, Lucky Hakim mengemukakan, kondisi saat ini Kabupaten Indramayu ibarat mutiara yang terpendam. Daerah ini merupakan salah satu  wilayah di Pantura Jabar yang tertinggal,  dibandingkan kabupaten lain.

Namun ujar Lucky Hakim tersiar kabar di kalangan pengusaha bahwa Indramayu sebenarnya tempat potensial untuk investasi. Tapi kondisi birokrasinya semrawut.

 "Kita harus berhati-hati. Karena sudah terkenal Indramayu ini  tidak ramah bagi iklim investasi. Sehingga pertumbuhan ekonomi lambat. Pengangguran makin banyak,  terlebih dalam situasi pandemi Covid-19," kata Wabup Lucky dalam pesan yang disampaikan, Minggu, (30/05/2021).

Sulitnya berinvestasi di Indramayu, kata Lucky, mengakibatkan minimnya lapangan pekerjaan. Padahal Indramayu sangat potensial untuk menjadi tempat berlabuhnya dana-dana investasi.

 Dilihat dari ketersediaan lahan, sumber energi dan tenaga kerja, investor sangat berminat. Sayangnya cita-cita bersama membangun Indramayu tidak sejalan dengan kenyataan. Para investor mengeluhkan pelayanan  yang diberikan Pemkab Indramayu.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler