Curiga Ada Mutasi Covid-19 di Karawang, Satgas Kirimkan Hasil Swab Positif ke Balitbang Kemenkes 

Senin, 31 Mei 2021 21:11 WIB

Share
Rapat Evaluasi Satgas Covid-19 Pemkab Karawang.(foto:asl)

KARAWANG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid19 Karawang mengirim hasil swab tes terkonfirmasi positif ke Balitbang Kementerian Kesehatan menyusul meningkatnya laju prevalensi kematian dan penularan Covid-19.

Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengatakan, pihaknya berjaga-jaga seandainya terjadi penularan mutasi baru Covid-19.

"Tugas kami adalah mendeteksi dan mengantisipasi secara dini hal-hal seperti ini. Karena laju kematian dan penularan yang meningkat ini baru terjadi di Karawang. Penularannya cepat, meninggalnya juga cepat. Ada yang baru ketahuan positif Covid-19, tiga hari kemudian sudah meninggal dunia. Bahkan ada yang meninggal usianya masih muda," kata Bupati usai rapat evaluasi penanganan COVID-19 Karawang di gedung Pemda Karawang, Senin (31/5/2021).

Bupati menyatakan, saat ini tim gugus tugas mendeteksi dua klaster besar di Karawang. Pertama adalah klaster industri. Kedua adalah klaster keluarga atau klaster pascamudik.

Klaster pascamudik menyumbang 57 angka positif dengan enam meninggal dunia.
Klaster pascamudik muncul di tiga kecamatan di Karawang. Pertama di Kecamatan Kutawaluya dengan total 30 orang positif, tiga orang meninggal dunia.

Kedua di Kecamatan Telagasari, dengan 20 orang positif, dan sepasang suami istri meninggal.

Ketiga di Kecamatan Cilamaya, dengan tujuh positif, satu orang meninggal dunia.

Terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas PenangananCovid-19 Karawang dr. Fitra Hergyana menuturkan, klaster pascamudik di Kutawaluya berawal dari tuan S yang terkonfirmasi positif pada 23 Mei lalu. Pada 26 Mei, satu orang meninggal dunia. Kemudian menyusul dua orang meninggal dunia sehingga total jadi tiga orang meninggal.

"Klaster Kutawaluya berasal dari kumpulan keluarga. Jadi ada orang dari luar daerah yang mudik ke sini," kata Fitra.

Sementara itu di klaster Telagasari, berawal dari halalbihalal. Tuan U terkonfirmasi positif pada 23 Mei lalu. Terakhir di klaster Cilamaya, tuan G terkonfirmasi positif setelah mudik dari Tegal.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler