Ketua Umum Kadin Jabar 2019-2024 TFS Penuhi Panggilan Kejari Kota Bandung

Rabu, 2 Juni 2021 20:13 WIB

Share
TP dan NR, keduanya pengurus Kadin Jabar setelah keluar dari ruang pemeriksaan tim penyidik Kejari Kota Bandung, Rabu (02/06/2021). (foto:aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

TPS, Ketua Umum (Ketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Barat (Jabar) periode 2019 -2024 yang lengser dalam Munas Provinsi Luar Biasa (Muprovlub) di Hotel Plaza Purwakarta datang memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung, Rabu (02/06/2021).

TPS dipanggil ke Kejari Kota Bandung untuk dimintai keterangan soal dugaan penyalahgunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 Dana Hibah Jabar senilai Rp 1,7 Miliar.

Berdasarkan pengamatan, selain TPS, yang hadir memenuhi panggilan Kejari Kota Bandung pada Rabu ini adalah NR Komtap Investasi Dalam Negeri Kadin Jabar dan TP Direktur Eksekutif Kadin Jabar. 

TPS datang ke Gedung Kejari Kota Bandung Rabu sekitar pukul 10.30 WIB, bersamanya juga ikut serta NR. Selang 30 menit kemudian juga hadir, TP. Saat TP tiba, TPS dan NR sudah ada di ruang pemeriksaan.

Ketiganya datang dengan membawa berkas berkas. Sebagimana bunyi surat panggilan yang ditandatangani Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Ub Kasubsi Penyidik Kejari Kota Bandung ditandatangani Jaksa Pratama Theo Panungkol Tua SH MH.

Setelah menjalani pemeriksaan lebih dari lima jam, TP yang datang sekitar pukul 11.00 WIB keluar lebih dahulu.. Bersamanya juga terlihat NR yang masuk ruang pemeriksaan bersama TPS.

TP yang dimimtai keterangannya usai menjalani pemeriksaan tidak mau menjelaskan berapa pertanyaam yang diajukan kepadanya, apalagi soal materi pertanyaan.

"Saya tadi sudah diperiksa dan kasih keterangan di atas (ruang pemeriksaan di lantai 2), tanya kesana aja deh," elaknya. Sementara NR hanya diam.saja, sambil benahi isi tas, lalu menelepon. Tak lama kemudian mobil datang dan NR pergi meninggalkan Gedung Kejari.

Kajari Kota Bandung Iwa Suwia Pribawa SH MH yang diminta pendapatnya.soal.pemeriksaan pengurus Kadin Jabar, meminta wartawan langsung bertanya kepada tim pemeriksa saja.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler